Potensinews.id – Era baru pelayanan air bersih di Kota Pempek resmi dimulai. Direktur Utama Perumda Tirta Musi yang baru, Ir. Teddy Andrian, ST., IPM, ASEAN Eng, langsung menebar optimisme dengan meluncurkan strategi respons cepat untuk mengeliminasi keluhan pelanggan dalam 100 hari kerja pertamanya.
Dalam momen silaturahmi bersama awak media di Gedung Graha Tirta Musi, Jumat, 10 April 2026, Teddy menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berporos sepenuhnya pada kepuasan pelanggan sebagai indikator keberhasilan utama.
“Kita ingin Tirta Musi mengalami peningkatan signifikan. Pencapaian manajemen sebelumnya adalah titik nol bagi kami untuk melompat lebih tinggi. Target kami, layanan air bersih harus bisa dinikmati oleh galo (semua) masyarakat Palembang tanpa terkecuali,” ujar Teddy.
Menjawab tantangan publik, Teddy memfokuskan program kerja jangka pendeknya untuk membenahi urusan teknis yang bersentuhan langsung dengan warga, mulai dari kebocoran pipa, kendala pemasangan baru, hingga isu air keruh.
Ia menegaskan tidak akan menoleransi adanya hambatan komunikasi antara perusahaan dan pelanggan. Sebagai langkah konkret, Teddy berencana menyiapkan Media Center khusus sebagai wadah informasi berkala mengenai strategi dan data operasional perusahaan kepada publik.
“Orientasi kita ke pelanggan dulu. Kita tidak mungkin bisa mencapai hal-hal besar kalau masih ada satu atau dua orang warga Palembang yang merasa kecewa atau kurang puas dengan layanan kami,” tegasnya.
Salah satu inovasi yang diusung Teddy adalah sistem klasifikasi laporan gangguan dengan tenggat waktu penanganan yang jelas. Ia menginstruksikan tim teknis untuk memastikan setiap keluhan memiliki status penyelesaian yang terukur, baik dalam kurun waktu 24 jam hingga maksimal tiga hari.
Lebih jauh, ia berkomitmen untuk melakukan verifikasi lapangan secara langsung, terutama jika terjadi gangguan distribusi skala besar.
“Jika ada pasokan air terganggu ke ratusan warga, saya pasti akan segera ke sana. Kita lihat rillnya di lapangan untuk evaluasi, apakah itu kendala teknis atau kelalaian internal. Semua akan langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya.












