Sumatera Selatan

Peningkatan Kualitas, SMKN 2 Palembang Fokus Literasi dan Digitalisasi

×

Peningkatan Kualitas, SMKN 2 Palembang Fokus Literasi dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Peningkatan Kualitas, SMKN 2 Palembang Fokus Literasi dan Digitalisasi
SMKN 2 Palembang. | Ist

Potensinews.id – SMKN 2 Palembang menetapkan sejumlah program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa, yang berlandaskan pada hasil nilai rapor pendidikan sekolah.

Kepala SMKN 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., menyatakan fokus utama tahun ini adalah peningkatan literasi, numerasi, dan tracer study (penelusuran lulusan).

Selain itu, sekolah bertekad mempertahankan prestasi di bidang akademik, yang diukur melalui Lomba Kompetensi Siswa (LKS), serta di bidang non-akademik, seperti olahraga dan pembentukan karakter.

“Kualitas ini harus dipertahankan dengan pelatihan intensif dan kontinu. Jika perlu, kami akan membayar pelatih dari luar untuk memastikan hasil terbaik,” ujar H. Suparman pada Selasa, 11 November 2025.

SMKN 2 Palembang juga tengah gencar menggalakkan proyek konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) ke motor listrik.

Baca Juga:  Akademi Prestasi Lebarkan Sayap ke Palembang, Siapkan Generasi Unggul Masuk PTN dan Sekolah Kedinasan

Selain itu, pembelajaran digital juga diperkuat melalui program E-Learning T-TEP (Toyota Training Education Program).

SMKN 2 Palembang mengusung visi TERDEPAN, yang merupakan singkatan dari Terampil, Dedikasi Tinggi, Prestasi Unggul, Akhlak Mulia, dan Nasionalis.

Visi tersebut didukung oleh sejumlah misi strategis, antara lain:

* Menguatkan pedagogi yang berpusat pada murid.
* Mengoptimalkan pemanfaatan digital dalam proses pembelajaran.
* Membangun kemitraan strategis dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan masyarakat.
* Menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, hijau, religius, dan berkelanjutan.

“Kami menargetkan lulusan kami dapat terserap, dengan harapan 60% bekerja, 30% melanjutkan pendidikan, dan 10% menjadi wirausaha. Untuk mencapai hal ini, kami membutuhkan dukungan moral dan spiritual dari orang tua dan guru,” tutupnya. (Octarina)