Potensinews.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.
Pendaftaran resmi telah dibuka sejak 15 Januari 2026, memberikan kesempatan bagi lulusan sarjana dan diploma untuk berkarier sebagai Perwira Pertama Polri.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program rekrutmen ini bertujuan untuk menjaring tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu guna memperkuat profesionalisme kepolisian.
“Program ini dirancang untuk menjaring tenaga ahli guna memperkuat pelayanan kepolisian dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di seluruh pelosok negeri,” ujar Kombes Pol Nandang usai upacara Hari Kesadaran Nasional di Palembang, Senin, 19 Januari 2026.
Berdasarkan ketentuan resmi, batas usia maksimal peserta pada saat pembukaan pendidikan adalah sebagai berikut:
*40 Tahun: Dokter Spesialis.
*30 Tahun: Lulusan S-2 dan S-2 Profesi.
*28 Tahun: Lulusan S-1 Profesi.
*26 Tahun: Lulusan S-1 dan D-IV.
Polri mencari kandidat dengan latar belakang pendidikan spesifik, mulai dari bidang kesehatan, teknologi, hingga religi:
1. Kesehatan & Psikologi: Dokter Spesialis (Patologi/Mikrobiologi), S-2 Psikologi Profesi, Kedokteran Gigi, dan Farmasi (Apoteker).
2. Teknik & IT: Teknik Sipil, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Teknik Komputer.
3. Sains & Sosial: Biologi, Kimia, Fisika, Statistika, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sejarah, hingga Sastra (Prancis dan Korea).
4. Seni & Olahraga: Desain Komunikasi Visual (DKV), Seni Rupa, dan Ilmu Keolahragaan.
5. Khusus: Semua prodi dengan sertifikat Commercial Pilot License (CPL) dan Teologi (Kristen/Hindu).
Polri juga membuka alokasi khusus untuk penugasan di wilayah hukum Polda tertentu, seperti Polda Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Gorontalo, hingga Kalimantan Utara. Kualifikasi yang dibutuhkan meliputi S-2 Psikologi Profesi, S-1 Kedokteran Umum, dan S-1 Psikologi.
Kombes Pol Nandang menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta tidak dipungut biaya.
“Kami mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penipuan yang menjanjikan kelulusan. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi penerimaan.polri.go.id,” pungkasnya.












