TNI Polri

Polda Lampung Tangkap 3 Tahanan Kabur Polres Way Kanan, 5 Masih Buron

×

Polda Lampung Tangkap 3 Tahanan Kabur Polres Way Kanan, 5 Masih Buron

Sebarkan artikel ini
Polda Lampung Tangkap 3 Tahanan Kabur Polres Way Kanan, 5 Masih Buron
Tim gabungan Polda Lampung berhasil menangkap kembali tiga tahanan Polres Way Kanan yang kabur. Foto: Ist

Potensinews.id – Tim gabungan Polda Lampung dan Polres Way Kanan mulai membuahkan hasil dalam perburuan delapan tahanan yang melarikan diri dari sel Mapolres setempat.

Hingga Selasa, 24 Februari 2026, petugas telah berhasil mengamankan kembali tiga orang tahanan serta satu oknum warga yang diduga membantu pelarian tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengonfirmasi perkembangan terbaru ini. Ia menegaskan tim di lapangan terus bekerja ekstra untuk mengejar sisa tahanan yang masih berkeliaran.

“Iya benar, sudah ditangkap dua lagi. Jadi total sekarang sudah tiga tahanan yang kembali kami amankan,” ujar Kombes Yuni.

Penangkapan terbaru dilakukan terhadap tahanan berinisial S (Sairul) dan Surmanto alias Ragil. Sairul diringkus di sebuah rumah kontrakan dekat SD 2 Kecamatan Bukit Kemuning pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, tepat saat warga bersiap santap sahur.

Baca Juga:  Antisipasi C3, Gegana Lampung Turun ke Jalan

Sementara Surmanto lebih dulu dibekuk pada Senin malam (23/2) di sebuah gubuk area perkebunan di wilayah Way Kanan tanpa perlawanan.

Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan tahanan berinisial HE di kawasan Kilometer 14, Negeri Baru, setelah mendapat laporan warga mengenai pria mencurigakan yang sedang kehausan.

Dalam penyelidikan intensif, aparat turut menangkap seorang wanita berinisial SR yang bekerja sebagai penjaga kantin di lingkungan Polres. SR diduga kuat berperan penting dalam aksi pelarian ini dengan menyelundupkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan.

Alat tersebut digunakan para tahanan untuk merusak plafon sel pada 22 Februari 2026 lalu.

Hingga saat ini, lima tahanan lainnya masih dalam pengejaran intensif (DPO). Pihak kepolisian telah memperketat pengamanan di seluruh titik keluar masuk wilayah dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat orang yang mencurigakan.

Baca Juga:  Agribisnis FP Unila Dampingi Desa Pasuruan Petakan Potensi untuk Pembangunan Inklusif

“Perburuan belum usai. Kami pastikan seluruh buronan akan terus dikejar hingga kembali ke balik jeruji besi,” tegas Kombes Yuni.