Potensinews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus mematangkan langkah untuk membuka Fakultas Kedokteran.
Progres terbaru, pihak kampus telah menyerahkan (submit) dokumen perbaikan usulan Program Studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter ke aplikasi Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA), Selasa, 7 Juli 2026.
Proses penyerahan dokumen secara digital ini dilakukan di Ruang Wakil Rektor II, Gedung Academic and Research Center. Langkah simbolis tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas dan Tim Asistensi Fakultas Kedokteran UIN RIL.
Ketua Tim Asistensi Fakultas Kedokteran yang juga Wakil Rektor I UIN RIL, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Ditjen Dikti Kemendiktisaintek RI. Seluruh catatan dari tim evaluator telah diperbaiki secara menyeluruh oleh pihak kampus.
“Perbaikan mencakup penyempurnaan dokumen akademik, pemenuhan fasilitas sarana prasarana, hingga penguatan sumber daya manusia (SDM) dosen dan tenaga medis,” ujar Prof. Andi.
Pihak UIN Raden Intan Lampung menargetkan status usulan di aplikasi SIAGA bisa segera berubah menjadi tahapan Evaluasi Lapangan pada Jumat, 10 Juli 2026. Jika tahapan visitasi lapangan tersebut berjalan lancar, proses berikutnya adalah penerbitan izin operasional resmi.
Perjalanan pembukaan fakultas baru ini menunjukkan tren positif. UIN RIL sebelumnya telah mengantongi surat rekomendasi dari LLDIKTI Wilayah II pada 3 Maret 2026, sebelum akhirnya memasuki fase koreksi dokumen oleh kementerian terkait.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN RIL, Prof. Dr. Safari, M.Sos.I., menegaskan komitmen penuh pihak rektorat dalam mendukung pendanaan infrastruktur. Universita siap mengucurkan dukungan anggaran demi pemenuhan standar mutu kedokteran yang tinggi.
Melalui persiapan yang matang ini, Fakultas Kedokteran UIN Raden Intan Lampung diharapkan bisa segera beroperasi. Kehadiran program studi ini ditargetkan mampu mencetak generasi dokter muslim yang profesional, kompeten, dan berintegritas di tingkat nasional.












