Potensinews.id – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meraih penghargaan bergengsi sebagai “Top Leader: Penggerak Perekonomian Nasional Melalui Pesantren” dalam kategori Golden Leader pada Malam Anugerah Milad ke-6 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kementerian Agama dalam mendorong transformasi pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi umat di berbagai daerah.
Mewakili Menteri Agama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kemenag, Thobib Al Asyhar, menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis JMSI dalam mendukung publikasi program-program Kemenag.
“Ini momentum penting bagi kami. JMSI memiliki peran krusial dalam membantu mengglorifikasi program Kementerian Agama. Apalagi ke depan akan hadir Direktorat Jenderal Pesantren sebagai langkah besar dalam memajukan bangsa,” ujarnya di Serang, Minggu, 8 Februari 2026.
Menurut Thobib, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Kemenag untuk terus mengembangkan potensi ekonomi keumatan yang terintegrasi dengan ekosistem pesantren.
Sementara itu, Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses kurasi ketat selama tiga bulan. Kategori Golden Leader, kata dia, terinspirasi dari visi besar Prabowo Subianto dalam mendorong Indonesia tampil di panggung global.
“Bangsa ini membutuhkan pemimpin berkelas golden, yakni sosok yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga mampu mewujudkan visi menjadi aksi nyata,” tegasnya.
Di akhir kesempatan, Thobib berharap pers sebagai pilar keempat demokrasi dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung pembangunan di sektor keagamaan, pendidikan, serta penguatan ekonomi umat berbasis pesantren.
Semangat kepemimpinan visioner tersebut juga tercermin di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin Z., sebelumnya juga menerima penghargaan dari JMSI Provinsi Lampung sebagai Tokoh Pendidikan Bervisi Global dan Pelestari Kearifan Lokal.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Lampung ke-II yang digelar di Azana Boutique Hotel Lampung pada 21 Desember 2025.
Pengakuan ini diberikan atas dedikasi Prof. Wan Jamaluddin dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi Islam yang berorientasi global, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.
Di bawah kepemimpinannya, UIN Raden Intan Lampung aktif menjalin kerja sama internasional dalam bidang akademik, riset kolaboratif, serta penguatan jejaring global. Upaya ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama.
Selain itu, komitmen terhadap pelestarian kearifan lokal juga diwujudkan melalui penerbitan terjemahan Al-Qur’an berbahasa Lampung, sebagai langkah menjaga keberlangsungan bahasa daerah sekaligus memperkaya khazanah keislaman berbasis budaya lokal.













