UIN RIL

Tim Peneliti UIN RIL Lanjutkan Riset AI Nasional, Kini Kumpulkan Data di UIN Ar-Raniry Aceh

×

Tim Peneliti UIN RIL Lanjutkan Riset AI Nasional, Kini Kumpulkan Data di UIN Ar-Raniry Aceh

Sebarkan artikel ini
Tim Peneliti UIN RIL Lanjutkan Riset AI Nasional, Kini Kumpulkan Data di UIN Ar-Raniry Aceh
Tim peneliti UIN Raden Intan Lampung memaparkan metode dan desain penelitian dalam kegiatan pengumpulan data Program MoRA The AIR Funds di UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai bagian dari riset pengembangan model pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI). (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) dalam mengembangkan riset nasional terus diperkuat. Salah satu tim penelitinya kini memasuki tahap pengumpulan data lapangan dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI atau Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds).

Tim yang dipimpin Dr. Nanang Supriyadi, M.Si bersama Suherman, Ph.D dan para peneliti lainnya melaksanakan pengumpulan data di UIN Ar-Raniry Banda Aceh selama tiga hari, 19–21 Mei 2026.

Pada tahap ini, tim menghimpun data langsung dari mahasiswa untuk memetakan tingkat kesiapan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), sikap, serta kreativitas mahasiswa dalam mendukung inovasi pembelajaran, khususnya pada bidang Matematika dan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Penelitian tersebut mengangkat tema “Model Kesiapan Teknologi AI, Sikap, dan Kreativitas sebagai Penggerak Inovasi Pembelajaran Matematika dan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi.”

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Lantik Pejabat 2026–2030, Rektor Tekankan Fokus pada Core Bisnis Perguruan Tinggi

Sebelumnya, tim telah menyelesaikan pengumpulan data di UIN Raden Fatah Palembang pada 6–8 Mei 2026. Riset ini selanjutnya akan diperluas ke sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Makassar.

Rangkaian penelitian tersebut merupakan bagian dari penguatan ekosistem riset nasional yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Tahap awal penelitian dilakukan pada 27–28 April 2025 melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung, khususnya Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Sebelum survei dilaksanakan, tim peneliti juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada 24 April 2025 di Kampus Hijau UIN Raden Intan Lampung. FGD tersebut bertujuan menyusun kisi-kisi instrumen penelitian dan panduan wawancara agar memenuhi standar akademik yang terukur.

Baca Juga:  Sinergi Akademik UIN RIL dan UNM Diwujudkan Melalui Webinar Buku Sejarah

Kegiatan itu mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor II, hingga Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Raden Intan Lampung.

Riset mengenai kesiapan teknologi AI ini menjadi salah satu capaian UIN Raden Intan Lampung setelah lima tim dosennya dinyatakan lolos pendanaan Program MoRA The AIR Funds Tahun 2025.

Keberhasilan tersebut tertuang dalam Pengumuman Hasil Seleksi MoRA The AIR Funds Tahun 2025 yang diterbitkan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Nomor B-5144/SJ/B.X/PP/04/12/2025 tertanggal 30 Desember 2025.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin, mengapresiasi konsistensi tim peneliti yang terus melaksanakan pengumpulan data di berbagai daerah.

Menurutnya, penelitian tersebut tidak hanya mengangkat isu strategis mengenai pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, tetapi juga memperkuat kontribusi akademik UIN Raden Intan Lampung dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.

Baca Juga:  Representasi Kampus Ber-ISI, Inilah Pemenang Duta Raden Intan 2026

“Program hibah hasil kolaborasi Kementerian Agama RI dan LPDP ini diharapkan mampu melahirkan model baru pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pengembangan riset menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain tim yang dipimpin Dr. Nanang Supriyadi, empat tim dosen UIN Raden Intan Lampung lainnya juga berhasil memperoleh pendanaan MoRA The AIR Funds 2025. Masing-masing dipimpin oleh Dr. Irwandani, M.Pd., Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd., dan Dr. Hanif, S.E., M.M.