Potensinews.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan ujian terbuka promosi Doktor Yasinta Mahendra dengan disertasi berjudul “Struktur Analitik-Sintetik Berbasis Humanistik Berbantuan Multimedia untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar”, pada Jumat, 9 Januari 2026, di Aula K FKIP Unila.
Sidang promosi doktor dibuka Prof. Dr. Sunyono, M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sebagai perwakilan ketua tim penguji, Prof. Hasan Hariri, S.Pd., M.B.A., Ph.D., sebagai sekretaris penguji, Prof. Dr. Muhammad Fuad, M.Hum., selaku Promotor, Dr. Dina Maulina, M.Si., selaku Co-Promotor.
Turut hadir Dr. Riswandi, M.Pd., dan Dr. Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom sebagai penguji internal, serta Prof. Dr. Ade Hikmat, M.Pd., sebagai penguji eksternal. Penelitian ini mengungkap minat membaca siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah.
Hasil PISA 2018 (OECD, 2019) menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia berada di bawah rata-rata internasional, sementara UNESCO (2022) mencatat indeks minat membaca hanya 0,01 persen.
Temuan di Kabupaten Lampung Utara tahun 2023 memperkuat data tersebut, di mana dari 351 siswa kelas II SD, hanya 164 siswa yang berminat membaca, sedangkan 187 siswa lainnya tidak berminat. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian nasional dan internasional.
“Data tersebut menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang lebih menarik untuk meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar,” ujarnya.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis efektivitas metode Struktur Analitik Sintetik (SAS) berbasis humanistik berbantuan multimedia dalam meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar.
Metode ini dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, revisi, dan uji coba awal di kelas.
Dalam penelitian ini, minat membaca dipahami sebagai proses belajar yang melibatkan perhatian, keterlibatan, dan motivasi siswa, bukan sekadar kemampuan membaca teks.
Pendekatan humanistik dan pemanfaatan multimedia menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pembelajaran membaca.
Melalui penelitiannya, Yasinta Mahendra menawarkan metode SAS berbasis humanistik berbantuan multimedia sebagai alternatif pembelajaran membaca permulaan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar.
Harapannya, metode SAS berbasis humanistik berbantuan multimedia dapat menjadi rujukan bagi pendidik, satuan pendidikan, serta pengambil kebijakan pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran membaca permulaan yang lebih humanis, kontekstual, dan efektif untuk meningkatkan minat belajar membaca siswa sekolah dasar.












