Lampung Selatan

Tak Biasa, Bupati Radityo Egi Lantik Pejabat Lampung Selatan di Terminal Pasar Inpres

×

Tak Biasa, Bupati Radityo Egi Lantik Pejabat Lampung Selatan di Terminal Pasar Inpres

Sebarkan artikel ini
Tak Biasa, Bupati Radityo Egi Lantik Pejabat Lampung Selatan di Terminal Pasar Inpres
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik puluhan pejabat di Terminal Pasar Inpres Kalianda. Foto: Ist

Potensinews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar pelantikan pejabat struktural dengan suasana berbeda.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih Terminal Pasar Inpres Kalianda sebagai lokasi pengambilan sumpah jabatan bagi 22 pejabat administrator dan 7 pejabat pengawas, Rabu, 4 Februari 2026.

Pemilihan lokasi di ruang publik ini bertujuan sebagai pengingat bagi para aparatur bahwa realitas pengabdian sesungguhnya berada di tengah masyarakat, bukan sekadar di ruang kerja yang nyaman.

Selain pejabat struktural, Bupati juga memberikan tugas tambahan kepada 7 pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di berbagai instansi.

“Saya lantik bapak dan ibu semua di tengah masyarakat, disaksikan langsung oleh para pedagang. Ini adalah realita yang terjadi hari ini agar kita mampu merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat,” ujar Bupati Egi.

Baca Juga:  Bupati Lampung Selatan Dikukuhkan sebagai Bendahara Umum Apkasi 2025–2030

Bupati Egi menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang menuntut empati tinggi terhadap kondisi riil di lapangan.

Ia menyoroti kondisi pasar yang saat ini banyak dikeluhkan sepi sebagai salah satu tantangan yang harus dijawab melalui kinerja nyata birokrasi.

“Jangan sampai setelah naik jabatan, merasa menjadi pejabat lalu lupa daratan. Kita harus bekerja dengan hati dan melihat realita. Integritas tidak diukur dari penampilan, melainkan dari kejujuran dan hasil kerja,” tegasnya di hadapan para pejabat dan pedagang pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati kembali menghidupkan semangat Lamsel Betik (Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai identitas birokrasi Lampung Selatan.

Ia memberikan peringatan keras terkait penggunaan anggaran agar selalu tepat sasaran dan bersih dari praktik penyimpangan.

Baca Juga:  Aksi Tabur Lele di Jalan Rusak Disambut Apresiasi Bupati Lampung Selatan

“Hati-hati penggunaan anggaran. Jangan sampai ada main-main. Meskipun saya mungkin tidak selalu teliti, namun banyak pihak yang mengawasi kita. Saya ingatkan ini sejak awal,” tandas Bupati Egi.

Delegasi Timor Leste Belajar Ketangguhan Desa di Lampung Selatan
Delegasi Timor Leste Belajar Ketangguhan Desa di Lampung Selatan Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapat perhatian sebagai daerah rujukan praktik pembangunan desa dan penguatan ketahanan masyarakat. Kali ini, delegasi internasional dari Timor Leste datang untuk mempelajari langsung pengembangan ketangguhan komunitas berbasis desa di wilayah tersebut. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Sprint II (Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor-Leste) yang berfokus pada penguatan masyarakat tangguh bencana serta pembangunan desa berkelanjutan berbasis potensi lokal. Delegasi Timor Leste dipimpin oleh Konsultan ADPC Program SPRINT Timor Leste, Pedruco Capela, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, di ruang kerja Sekda Lampung Selatan, Senin (11/5/2026). Turut hadir dalam penyambutan itu Project Manager Paluma Nusantara Lampung Selatan Nanang Priyana, Konsultan ADPC Program SPRINT Indonesia, jajaran perangkat daerah Pemkab Lampung Selatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Selama berada di Lampung Selatan, delegasi dijadwalkan mengunjungi sejumlah desa dampingan program, yakni Desa Maja di Kecamatan Kalianda, Desa Canti dan Desa Rajabasa di Kecamatan Rajabasa, serta Desa Kelawi di Kecamatan Bakauheni. Di sejumlah lokasi tersebut, delegasi akan melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan, mulai dari penguatan ketangguhan desa, pengurangan risiko bencana, hingga pengembangan mata pencaharian masyarakat berbasis potensi lokal. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sama antarnegara sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman. “Lampung Selatan merupakan daerah yang strategis karena memiliki jalur darat, laut, dan udara. Mudah-mudahan pengalaman yang ada di sini bisa menjadi ruang untuk saling belajar dan saling melengkapi,” ujar Supriyanto. Menurutnya, kolaborasi seperti ini dapat memperkaya pengalaman kedua negara dalam membangun masyarakat desa yang mandiri dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. “Hal-hal baik dari Timor Leste silakan dibagikan kepada kami, begitu pula pengalaman baik dari Lampung Selatan semoga bisa menjadi pembelajaran bagi Timor Leste,” lanjutnya. Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga memperkenalkan Lampung Selatan sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. “Lampung Selatan memiliki masyarakat yang heterogen, namun tetap hidup rukun dan damai. Ini menjadi salah satu hal yang terus kami jaga bersama,” katanya. Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan dan sambutan terbaik kepada delegasi internasional sebagai wujud keramahan masyarakat Indonesia. “Kita harus menunjukkan hal-hal baik yang kita miliki. Indonesia dikenal dengan keramahan dan kesantunannya, dan itu harus terus kita tunjukkan kepada siapa pun,” tutupnya. Diketahui, Program SPRINT II merupakan kolaborasi internasional yang menitikberatkan pada penguatan ketangguhan masyarakat pesisir melalui pembangunan desa berkelanjutan di Indonesia dan Timor Leste, khususnya dalam pengurangan risiko bencana dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Lampung Selatan

Potensinews.id — Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapat perhatian sebagai…