Potensinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan sukses melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung di area lahan produktif lingkungan Lapas, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) Republik Indonesia.
Panen raya menjadi puncak dari program pelatihan kemandirian bagi warga binaan. Melalui program ini, warga binaan dilibatkan secara langsung dalam seluruh siklus pertanian, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen tiba.
Kalapas Way Kanan menjelaskan bahwa optimalisasi lahan produktif di lingkungan Lapas bertujuan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar.
“Kegiatan ini adalah bagian dari fungsi pembinaan kemandirian. Kami ingin membentuk pribadi warga binaan yang lebih mandiri dan memiliki keterampilan praktis di bidang pertanian, sehingga mereka siap kembali ke tengah masyarakat,” tegasnya.
Keterlibatan aktif warga binaan dalam program pertanian ini diharapkan menjadi bekal berharga pasca-menjalani masa pidana.
Dengan memiliki kompetensi di bidang agrobisnis, warga binaan memiliki peluang untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan produktif.
Panen raya jagung ini juga membuktikan bahwa Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan ruang transformasi yang humanis dan produktif.
Hasil panen yang berkualitas ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menghalangi kreativitas dan kontribusi bagi pembangunan nasional.
Melalui kegiatan Panen Raya Jagung ini, Lapas Kelas IIB Way Kanan berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas serta sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.












