Potensinews.id — UIN Raden Intan Lampung melakukan rangkaian audiensi dan silaturahmi ke sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Lampung, yakni Institut Teknologi Sumatera dan Universitas Lampung, pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Audiensi dipimpin langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin Z, didampingi jajaran pimpinan universitas.
Kunjungan pertama dilakukan ke Institut Teknologi Sumatera, di mana rombongan diterima oleh Rektor I Nyoman Pugeg Aryantha beserta jajaran pimpinan.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi dalam suasana Syawal Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus memperkuat komitmen kerja sama strategis antarperguruan tinggi di Lampung.
Ia juga menyoroti capaian UIN Raden Intan Lampung yang masuk kategori kampus berkelanjutan dalam pemeringkatan UI GreenMetric, serta mengapresiasi Itera yang unggul dalam kategori infrastruktur.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, sejalan dengan harapan pemerintah daerah agar kampus-kampus di Lampung dapat berkontribusi nyata.
“Silaturahmi ini diharapkan dapat terus terjaga dan kita bisa saling berkolaborasi secara nyata untuk memberikan kontribusi bagi pertumbuhan dan perkembangan di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
“Semoga Itera dan UIN Raden Intan Lampung dapat terus bersama-sama dalam fastabiqul khairat dan saling mendorong berbagai kebaikan,” katanya.
Usai dari Itera, rombongan melanjutkan audiensi ke Universitas Lampung dan diterima langsung oleh Rektor Lusmeilia Afriani beserta jajaran pimpinan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan internasionalisasi, peningkatan akreditasi unggul program studi, pengembangan kawasan kampus Kota Baru, hingga peluang program bersama antarperguruan tinggi.
Rektor UIN Raden Intan Lampung menyampaikan bahwa pengalaman Unila sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Lampung dapat menjadi contoh dalam pengembangan institusi. Ia juga mengungkapkan sejumlah kerja sama internasional yang telah dijalankan, termasuk dengan Tomsk State University serta program AMINEF, dan program double degree dengan Suez Canal University.
“Saya yakin dengan kapasitas Unila juga dapat melakukan hal yang sama. Mari bersama-sama kita manfaatkan semua peluang yang ada agar berdampak luas dan nyata,” ujarnya.
Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung.
“Langkah awal kita adalah bersama-sama untuk Provinsi Lampung yang kita cintai ini, dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia juga mendorong kolaborasi dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, serta mengajak masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Lampung.
Selain itu, kerja sama juga berpotensi dikembangkan dalam pengelolaan lingkungan, termasuk pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan UIN Raden Intan Lampung melakukan peninjauan ke fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) milik Universitas Lampung sebagai bagian dari pembelajaran pengelolaan lingkungan berbasis kampus.













