Potensinews.id – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Bina Bangsa Bitung di Tiyuh Lesung Bhakti Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menuai sorotan masyarakat. Kondisi lingkungan di sekitar dapur dinilai memprihatinkan dan berpotensi mencemari lingkungan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat tumpukan sampah plastik dan bekas kemasan berserakan di area belakang dapur. Selain itu, limbah sisa proses produksi diduga dialirkan langsung ke sungai tanpa melalui pengolahan yang memadai.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Dhabit, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa fasilitas pendukung, terutama Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga saat ini belum berfungsi secara layak.
“Memang belum memadai, seperti IPAL yang belum layak,” ujarnya.
Selain persoalan limbah, dapur tersebut juga belum dilengkapi peralatan penting seperti oven untuk pengeringan ompreng (wadah makanan), yang berperan menjaga higienitas makanan.
Menurut Dhabit, berbagai kekurangan ini telah dilaporkan sejak awal pembangunan kepada Badan Gizi Nasional (BGN), namun hingga kini belum mendapat tindak lanjut.
“Kami sudah menyampaikan dari awal pembangunan ke BGN, tetapi sampai sekarang belum ada respons,” keluhnya.
Permasalahan ini sebenarnya telah diketahui oleh pemerintah daerah. Tim Satgas MBG Kabupaten Tubaba bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan bahkan telah turun langsung ke lokasi dan memberikan peringatan kepada pengelola.
Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan signifikan.
“Sudah diperingatkan oleh Satgas, DLH, dan Dinas Kesehatan, tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” tambahnya.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga sekitar. Salah satu warga berinisial B mengaku terganggu dengan bau tidak sedap yang berasal dari limbah dapur.
“Bau limbahnya kemana-mana,” keluhnya singkat.
Situasi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengancam kesehatan masyarakat serta merusak lingkungan jika tidak segera ditangani. Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas dan sistem pengelolaan limbah di dapur MBG tersebut.












