Lampung

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Sespimti Polri, Fokus Hilirisasi Pangan Lampung

×

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Sespimti Polri, Fokus Hilirisasi Pangan Lampung

Sebarkan artikel ini
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Sespimti Polri, Fokus Hilirisasi Pangan Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Potensinews.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa hilirisasi komoditas dan pemangkasan rantai distribusi pangan merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Rabu, 15 April 2026.

Gubernur Mirza memaparkan posisi strategis Lampung sebagai penghubung Pulau Sumatera dan Jawa yang menjadikannya simpul distribusi nasional. Sebagai pusat produksi pangan, Lampung memiliki kontribusi besar melalui komoditas padi, jagung, dan singkong.

Bahkan, Lampung merupakan eksportir kopi terbesar di Indonesia serta produsen nanas terbesar di dunia dengan kontribusi 23 persen produksi global.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Lantik Marindo Kurniawan, Sekda Termuda Lampung

“Sumatera sebagai pusat produksi dan Jawa sebagai pusat konsumsi menjadikan Lampung berada di posisi kunci dalam rantai pasok nasional,” ujar Gubernur Mirza.

Meski kaya potensi, Gubernur Mirza mengakui tantangan terbesar selama ini adalah panjangnya rantai distribusi yang merugikan petani. Menurutnya, ketimpangan harga antara tingkat petani dan konsumen menjadi pemicu kemiskinan di pedesaan.

Namun, kebijakan nasional yang mendorong kenaikan harga gabah dan jagung baru-baru ini telah meningkatkan pendapatan petani hingga dua kali lipat. Untuk menjaga momentum ini, Pemprov Lampung menginisiasi program Desaku Maju yang fokus pada hilirisasi di tingkat desa.

“Kami membangun fasilitas pengering (dryer) di desa-desa agar petani tidak menjual hasil panen dalam kondisi basah. Dengan pengeringan mandiri, nilai tambah ekonomi langsung dinikmati oleh petani,” jelasnya.

Baca Juga:  Badan Legislasi DPR RI Sosialisasi 39 RUU Prioritas Tahun 2023 dan 259 RUU Perubahan Keempat Tahun 2020-2024 di Pemprov Lampung

Selain pangan, Lampung juga tengah mengoptimalkan potensi bioenergi berbasis singkong serta energi panas bumi dan surya untuk memperkuat kedaulatan energi daerah.

Sementara itu, Irjen Pol. Chuszaini Patoppoi selaku pimpinan rombongan Sespimti Polri menjelaskan bahwa PKDN ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis dalam mendukung agenda nasional.

Selama di Lampung, para peserta didik telah melakukan peninjauan ke Pelabuhan Panjang, berdiskusi dengan Bank Indonesia, OJK, Bulog, hingga melihat potensi UMKM di Lapas Perempuan.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi luar biasa. Kolaborasi lintas sektor, termasuk peran Polri dan TNI dalam mendukung program pertanian, sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan nasional,” pungkas Irjen Pol. Chuszaini.