Way Kanan

Panen Singkong untuk Umat, LDII Way Kanan Galang Dana Pembangunan Lewat Gotong Royong

×

Panen Singkong untuk Umat, LDII Way Kanan Galang Dana Pembangunan Lewat Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Panen Singkong untuk Umat, LDII Way Kanan Galang Dana Pembangunan Lewat Gotong Royong
Suasana kebersamaan warga LDII Way Kanan saat panen singkong, hasilnya akan dimanfaatkan untuk pembangunan sekretariat, masjid, dan gedung serbaguna. (Dok: Istimewa)

Potensinews.id – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan warga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan. Puluhan warga tampak bergotong royong memanen singkong di Kampung Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu, dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kegiatan panen raya ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa. Lahan singkong yang dipanen merupakan milik H. Abdul Haris Nasution, S.Pd., Dewan Penasehat LDII Way Kanan, yang dengan penuh keikhlasan menyumbangkan seluruh hasil panennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur organisasi.

Hasil penjualan singkong tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan Kantor Sekretariat, masjid, serta Gedung Serbaguna (GSG) LDII Way Kanan yang berlokasi di Ogan 1, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk.

Baca Juga:  Gotong Royong Warga dan TNI, Perehaban Mushola Annasir Hampir Rampung

Ketua DPD LDII Way Kanan, H. Sobri, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan serta kekompakan warga dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak H. Abdul Haris Nasution atas sumbangsih luar biasa ini. Terima kasih juga kepada seluruh warga LDII Way Kanan yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk bergotong royong,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Bakti Untuk Negeri yang menjadi komitmen LDII diwujudkan melalui kemandirian ekonomi sekaligus pembangunan sarana keagamaan yang diharapkan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu berjalan lancar dan penuh keakraban. Momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong masih terjaga kuat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan LDII Way Kanan.