Potensinews.id – Suasana hangat terasa dalam kegiatan konsolidasi dan perkenalan anggota baru yang digelar Madas Sedarah Probolinggo Raya. Pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan serta mempererat hubungan antaranggota.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Madas Sedarah Probolinggo Raya, Flaidy Nuriga Kharisma, bersama jajaran pengurus serta anggota, baik yang telah lama bergabung maupun anggota baru yang membawa semangat segar.
Acara berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, di J’Bing 3. Meski digelar di tempat sederhana, suasana terasa hidup dengan canda ringan, obrolan santai, serta harapan yang tumbuh di antara para peserta.
Dalam sambutannya, Flaidy menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan komitmen seluruh anggota. Ia menyebut kegiatan konsolidasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi internal organisasi.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh anggota, baik lama maupun baru, dapat semakin solid, saling mengenal, dan mampu berkontribusi aktif dalam setiap kegiatan organisasi,” ujarnya.
Rangkaian acara diawali dengan perkenalan resmi anggota baru kepada seluruh pengurus dan anggota yang hadir. Momen tersebut menjadi awal untuk membangun kedekatan serta mempererat hubungan di dalam organisasi.
Selain itu, diskusi mengenai program kerja ke depan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Berbagai gagasan dan rencana dibahas secara serius, namun tetap dalam suasana santai yang mendorong partisipasi aktif dari seluruh peserta.
Di penghujung acara, sesi ramah tamah menjadi penutup yang memperkuat keakraban. Suasana penuh kehangatan tampak dari interaksi antaranggota yang semakin cair tanpa sekat.
Melalui kegiatan ini, Madas Sedarah Probolinggo Raya diharapkan semakin solid dan terus berkembang, tidak hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai wadah yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena kekuatan sebuah komunitas tidak hanya terletak pada jumlah anggotanya, melainkan pada eratnya kebersamaan yang terjalin.












