Potensinews.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pesisir Barat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan standar mutu pembinaan generasi muda.
Melalui kegiatan Monitoring Kwartir dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Gugus Depan Tahun 2026, setiap pangkalan Pramuka didorong untuk memenuhi kualifikasi profesional.
Kegiatan yang dipusatkan di SMAN 1 Ngambur, Senin, 4 Mei 2026, ini dibuka langsung oleh Ketua Kwarcab Pesisir Barat yang juga Wakil Bupati setempat, Irawan Topani, S.H., M.Kn.
Dalam arahannya, Irawan Topani menegaskan bahwa akreditasi gugus depan jangan hanya dipandang sebagai pemenuhan administrasi atau formalitas semata. Lebih dari itu, akreditasi adalah wujud komitmen untuk membangun gugus depan yang aktif, produktif, dan terukur kualitasnya.
“Bimtek ini sangat penting agar para pembina memahami standar mutu kepramukaan, mulai dari manajemen pembinaan hingga implementasi di lapangan. Kita ingin gugus depan di Pesisir Barat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter siswa,” ujar Irawan.
Selain bimbingan teknis, agenda ini juga mencakup monitoring kwartir. Program ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi untuk memastikan seluruh kebijakan kepramukaan di tingkat ranting hingga gugus depan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Monitoring ini menjadi ruang refleksi bagi para andalan kwartir dan ketua kwartir ranting (Kwarran) untuk menyempurnakan program kerja yang telah direncanakan selama tahun 2026.
Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai kedisiplinan, keimanan, dan nasionalisme. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas para pembina menjadi kunci utama keberhasilan pembinaan di daerah.
“Pembina adalah ujung tombak. Dengan kapasitas yang mumpuni, sinergi antara kwartir dan gugus depan akan semakin solid demi mewujudkan Pramuka Pesisir Barat yang profesional dan berdaya saing,” tandasnya.












