Unila

FKIP Unila Teken MoU Publikasi ICOPE 2026 dengan Jurnal Scopus dan SINTA

×

FKIP Unila Teken MoU Publikasi ICOPE 2026 dengan Jurnal Scopus dan SINTA

Sebarkan artikel ini
FKIP Unila Teken MoU Publikasi ICOPE 2026 dengan Jurnal Scopus dan SINTA
FKIP Unila sukses menyelenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Collaboration Agreement) dalam rangka penerbitan luaran The 7th International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026. | Unila

Potensinews.id — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung sukses menyelenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Collaboration Agreement) dalam rangka penerbitan luaran The 7th International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Dekanat FKIP Universitas Lampung ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di tingkat internasional, serta memastikan luaran ICOPE 2026 terpublikasi pada jurnal ilmiah bereputasi, baik nasional maupun internasional.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para ketua program studi, panitia ICOPE 2026, chief editor jurnal, serta mitra kerja sama dari berbagai institusi nasional dan internasional. Sejumlah mitra yang terlibat di antaranya Pertubuhan Teknologi dan Inovasi Pendidikan Malaysia (PTIPM), Universiti Teknologi Malaysia, Yayasan Darussalam Bengkulu, CV. Media Inti Teknologi, Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia, Universitas Bengkulu, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, WISE Indonesia, hingga Gomit Jurnal.

Baca Juga:  Unila dan UIM Jajaki Kerja Sama Strategis, Kembangkan Pendidikan Tinggi di Indonesia

Penandatanganan kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung diseminasi hasil penelitian yang berkualitas sekaligus memperluas jejaring akademik global.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Lampung menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu menjamin artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam ICOPE 2026 dapat dipublikasikan pada jurnal ilmiah internasional dan nasional, khususnya yang telah terindeks Scopus dan SINTA.

Selain itu, momentum ini juga memperkuat posisi ICOPE sebagai forum ilmiah bergengsi yang secara konsisten berkontribusi dalam pengembangan ilmu pendidikan.

Lebih lanjut, penandatanganan ini menjadi bentuk nyata komitmen para mitra publisher dalam menjembatani publikasi luaran konferensi. Melalui kolaborasi tersebut, hasil penelitian peserta akan difasilitasi untuk diterbitkan di jurnal ilmiah bereputasi, sehingga memberikan dampak lebih luas bagi perkembangan keilmuan dan praktik pendidikan.

Baca Juga:  Mahasiswa PTI FKIP Unila Pamerkan Proyek Inovatif di Pameran Praktik Industri 2025

The 7th ICOPE 2026 sendiri merupakan konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan dua tahunan, dan menjadi wadah prestisius bagi peneliti, praktisi, serta akademisi dari berbagai negara untuk berbagi inovasi di bidang pendidikan progresif.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sejumlah narasumber utama (keynote speakers) dari berbagai negara dijadwalkan hadir, di antaranya:

  • Prof. Hasan Hariri, MBA., Ph.D. dari Universitas Lampung, Indonesia
  • Dr. Nor Hasniza Ibrahim dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Malaysia
  • Dr. Angela Farrell dari University of Limerick, Irlandia
  • Prof. Anna Rumyantseva, Ph.D. dari Saint Petersburg University of Management Technologies and Economics (UMTE), Rusia
  • Ts. Dr. Norhayati Mohd Yusof dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia
Baca Juga:  Bimbing Warga Desa Labuhan Batin, Mahasiswa KKN Buat Pupuk Kompos Dengan Mikroorganisme EM4

Konferensi internasional ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 mendatang. Bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin mempresentasikan hasil riset sekaligus memperoleh peluang publikasi di jurnal terindeks Scopus dan SINTA, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi ICOPE.

Momentum ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas jejaring akademik internasional serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, seiring dengan berkembangnya kolaborasi global di bidang pendidikan.