Potensinews.id — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Utara, William Mamora, meminta pimpinan DPRD meninjau kembali rencana persetujuan pinjaman yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara. Permintaan tersebut disampaikan karena Fraksi Gerindra menilai perencanaan pembangunan pemerintah daerah belum matang dan belum mengakomodasi aspirasi anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan.
William mengatakan, dalam penentuan titik pembangunan infrastruktur maupun penyusunan perencanaan lainnya, masukan dari anggota DPRD tidak dijadikan pertimbangan. Kondisi itu, menurutnya, membuat para wakil rakyat kesulitan mempertanggungjawabkan aspirasi masyarakat yang mereka wakili.
“Kami memiliki tanggung jawab moral kepada konstituen di daerah pemilihan masing-masing. Seolah-olah kami tidak pernah bekerja menyampaikan aspirasi rakyat. Untuk apa ada rapat dengar pendapat dan musrenbang jika aspirasi yang disampaikan tidak pernah didengar,” kata William.
Ia juga mempertanyakan makna kemitraan strategis antara DPRD dan pemerintah daerah apabila aspirasi legislatif tidak dilibatkan dalam proses pembangunan. Menurutnya, berbagai usulan terkait infrastruktur dan kebutuhan masyarakat selama ini kerap disampaikan, namun tidak pernah menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah daerah.
William menilai Pemkab Lampung Utara seharusnya lebih fokus membenahi komitmen perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Ia mencontohkan persoalan penanganan sampah yang dinilai belum optimal akibat keterbatasan armada pada dinas terkait.
Selain itu, ia turut menyoroti pembangunan Pasar Dekon yang dinilai sulit diselesaikan tahun ini. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung terhadap para pedagang yang mengalami penurunan omzet secara drastis hingga sebagian terpaksa menghentikan usaha mereka.
“Atas dasar itu, kami meminta empat pimpinan DPRD mengkaji ulang rencana persetujuan pinjaman tersebut sampai pemerintah daerah mampu merasionalisasikan persiapan secara matang dan mempertimbangkan aspirasi seluruh anggota DPRD yang diwakili masing-masing fraksi,” ujarnya.










