Tanggamus

Pemkab Tanggamus Buka Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026, Diikuti 171 Peserta

×

Pemkab Tanggamus Buka Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026, Diikuti 171 Peserta

Sebarkan artikel ini
Pemkab Tanggamus Buka Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026, Diikuti 171 Peserta
Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi membuka Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026 yang digelar di Islamic Center Kotaagung, Senin, 11 Mei 2026. | Ist

Potensinews.id — Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi membuka Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026 yang digelar di Islamic Center Kotaagung, Senin, 11 Mei 2026. Program yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanggamus ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Lampung hingga luar provinsi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi, dan turut dihadiri Anggota DPRD Tanggamus Nursalim, perwakilan IM Japan Nakamura Yusuke, para kepala perangkat daerah, Ketua APDESI, Ketua BAZNAS, Ketua Karang Taruna, Ketua Satgas Jalan Lurus Kabupaten Tanggamus, serta sejumlah lembaga pelatihan kerja.

Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menegaskan bahwa program magang ke Jepang merupakan peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus membuka masa depan yang lebih baik.

“Program magang ke Jepang adalah sebuah peluang emas yang harus dimanfaatkan dengan baik, karena Jepang merupakan negara maju yang membutuhkan banyak tenaga kerja terampil dari berbagai sektor,” kata Moh Saleh Asnawi.

Baca Juga:  Pantarlih Dadimulyo Gelar Musyawarah Penetapan Mata Pilih PAW Kepala Pekon

Menurutnya, program tersebut bukan sekadar kesempatan bekerja di luar negeri, namun juga menjadi sarana meningkatkan kompetensi, keterampilan, disiplin, hingga pengalaman kerja bertaraf internasional.

“Peserta nantinya akan bekerja di industri dengan standar keahlian tinggi. Mereka akan mendapatkan pengalaman, etos kerja, hingga teknologi Jepang yang dapat menjadi bekal saat kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyebut banyak alumni program pemagangan Jepang yang berhasil membuka usaha mandiri maupun bekerja di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung program ini melalui Dinas Tenaga Kerja, mulai dari persiapan, pelatihan hingga keberangkatan peserta,” tambahnya.

Bupati menilai program tersebut menjadi salah satu strategi efektif pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga:  Putri Pejuang PKH di Tanggamus Raih Gelar Dokter Berkat Beasiswa

Kepada peserta seleksi, ia berpesan agar menjaga nama baik Indonesia dan Kabupaten Tanggamus apabila nantinya lolos dan diberangkatkan ke Jepang.

“Jadilah pribadi yang pekerja keras, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh positif,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Moh Saleh Asnawi secara resmi membuka kegiatan seleksi tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 di Kabupaten Tanggamus secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanggamus, Darma Saputra, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja muda.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, keterampilan kerja, disiplin, serta pengalaman kerja bertaraf internasional bagi generasi muda Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.

Baca Juga:  Wali Murid Keluhkan Nepotisme di SMK Maarif 1 Tanggamus, Ijazah Siswa Tertahan

Ia menjelaskan, peserta berasal dari berbagai kecamatan di Tanggamus seperti Wonosobo, Gisting, Talang Padang, Gunung Alip, Kotaagung, Pulau Panggung hingga Sumberejo. Selain itu, terdapat peserta dari luar daerah seperti Lampung Selatan, Metro, Pesawaran, Bengkulu, Palembang, hingga Tangerang.

“Total peserta yang terdaftar melalui link Kabupaten Tanggamus sebanyak 171 peserta, sedangkan yang melanjutkan registrasi ke link Kementerian Ketenagakerjaan RI sebanyak 158 peserta,” jelas Darma Saputra.

Ia berharap melalui program tersebut akan lahir generasi muda yang unggul, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami berharap peserta yang lolos nantinya mampu membawa nama baik daerah dan bangsa Indonesia di dunia kerja internasional,” pungkasnya.