Tanggamus

Akses Pematang Sawa Segera Terbuka, Pemkab Tanggamus Siapkan Rp4 Miliar Buka Jalan 56 Km

×

Akses Pematang Sawa Segera Terbuka, Pemkab Tanggamus Siapkan Rp4 Miliar Buka Jalan 56 Km

Sebarkan artikel ini
Akses Pematang Sawa Segera Terbuka, Pemkab Tanggamus Siapkan Rp4 Miliar Buka Jalan 56 Km
Pemkab Tanggamus Bangun Jalan 56 Km di Pematang Sawa Tahun 2027

Potensinews.id – Kabar baik datang bagi warga Kecamatan Pematang Sawa.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus memastikan siap memberikan dukungan penuh untuk proyek pembukaan badan jalan sepanjang 56 kilometer yang akan menghubungkan wilayah-wilayah terpencil di pesisir Teluk Semaka tersebut.

Kecamatan Pematang Sawa selama ini dikenal sebagai wilayah dengan aksesibilitas yang menantang.

Warga di pekon-pekon setelah Way Nipah, seperti Martanda hingga Way Asahan, selama ini harus mengandalkan perahu motor atau jasa ojek dengan biaya tinggi untuk mobilitas sehari-hari.

Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda (Belli), menjelaskan bahwa pembukaan badan jalan ini sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2025.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan tersebut guna memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) itu.

Baca Juga:  Painah Ditemukan Tewas Usai Diserang Buaya Way Semaka Tanggamus

“Pemerintah kabupaten siap membantu. Namun, kami meminta pihak masyarakat dan aparatur pekon segera melengkapi administrasi terkait hibah atau pembebasan lahan yang terkena jalur pembangunan,” ujar Belli usai rapat koordinasi di Sekretariat Daerah, Senin, 11 Mei 2026.

Mengenai anggaran, Belli menaksir kebutuhan awal untuk pembukaan badan jalan ini mencapai lebih dari Rp4 miliar.

Pihaknya berencana melakukan kolaborasi anggaran antara pemerintah daerah, pemerintah pekon, hingga berupaya menarik dana bantuan dari pemerintah pusat.

Rencana ini disambut optimis oleh Camat Pematang Sawa, Syaifuddin. Ia menegaskan bahwa sembilan pekon yang masuk dalam jalur pembangunan tersebut sudah menyatakan kesiapannya untuk menghibahkan lahan demi kepentingan umum.

“Kami sedang menyiapkan berkas dan dokumentasi persyaratan hibah lahan. Masyarakat sangat mendambakan jalan ini agar wilayah kami tidak lagi terisolasi. Ini demi kemajuan Tanggamus,” tegas Syaifuddin.

Baca Juga:  Kibarkan Merah Putih di Pulau Tabuan, Kapolres Tanggamus Tempuh 4 Jam Perjalanan Laut

Jika seluruh proses administrasi dan pembersihan lahan tuntas tepat waktu, proyek infrastruktur ini diproyeksikan mulai menunjukkan hasil signifikan pada tahun 2027.

Jalan yang semula hanya berupa jalan setapak akan bertransformasi menjadi jalur transportasi yang mampu mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga setempat.