Way Kanan

Dua Lansia di Way Kanan Hidup Memprihatinkan, Dinsos Siapkan Penanganan dan Perawatan Khusus

×

Dua Lansia di Way Kanan Hidup Memprihatinkan, Dinsos Siapkan Penanganan dan Perawatan Khusus

Sebarkan artikel ini
Dua Lansia di Way Kanan Hidup Memprihatinkan, Dinsos Siapkan Penanganan dan Perawatan Khusus
Petugas bersama warga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada dua lansia bersaudara, Asmiyati dan Tukiman, di Kampung Sukarame, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan. (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Kondisi dua kakak beradik lanjut usia (lansia) di Kampung Sukarame, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah. Keduanya, Asmiyati dan Tukiman, diketahui hidup dalam keterbatasan fisik, ekonomi, serta mengalami gangguan kesehatan jiwa yang membutuhkan pendampingan khusus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi tempat tinggal kedua lansia tersebut cukup memprihatinkan. Mereka menempati bangunan sederhana dengan kondisi dinding yang rapuh, atap yang bocor, serta lingkungan sekitar yang kurang terawat.

Kepala Dusun 7 Kampung Sukarame, Eka Indra, menjelaskan bahwa Asmiyati memiliki seorang anak yang tinggal di Bengkulu, namun terkendala kondisi ekonomi. Sementara Tukiman diketahui tidak memiliki anak.

Menurutnya, kondisi keduanya semakin menurun setelah ditinggal pasangan masing-masing. Selain keterbatasan fisik dan ekonomi, keduanya juga mengalami gangguan kesehatan mental sehingga membutuhkan perhatian dan perawatan khusus.

Baca Juga:  New Sriwijaya Street Food (NSSF) Hadirkan Wisata Kuliner di Baradatu, Dukung Perekonomian Masyarakat

“Selama ini masyarakat sekitar dan pemerintah kampung terus memberikan perhatian serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar Eka.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan memastikan bahwa kedua lansia tersebut telah terdata sebagai penerima berbagai program bantuan pemerintah.

Dalam keterangan tertulisnya, Dinas Sosial menjelaskan bahwa Asmiyati dan Tukiman secara administrasi masih tercatat dalam Kartu Keluarga milik adik kandung mereka, Suprihatin.

Selain itu, keduanya juga telah menerima sejumlah bantuan sosial dari pemerintah, di antaranya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta jaminan kesehatan melalui BPJS PBI yang dibiayai pemerintah pusat.

Dinsos Way Kanan juga menjelaskan bahwa rumah yang saat ini ditempati kedua lansia tersebut merupakan bangunan yang dibuat oleh pihak keluarga di bagian belakang rumah Suprihatin.

Baca Juga:  Harga Beras di Waykanan Turun Jelang Ramadan

Fasilitas tersebut disiapkan untuk memudahkan pengawasan mengingat kondisi kesehatan jiwa kedua lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Meski sering bepergian keluar rumah, keduanya diketahui selalu kembali ke tempat tinggalnya.

Sebagai upaya penanganan jangka panjang, Dinas Sosial Way Kanan bersama keluarga dan Pemerintah Kampung Sukarame telah menyiapkan sejumlah opsi pendampingan.

Pilihan pertama adalah memfasilitasi rujukan ke UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar, Kabupaten Lampung Selatan, yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Pilihan kedua yakni memberikan pendampingan dan perawatan melalui Yayasan Srikandi Bandar Surabaya yang memiliki layanan rehabilitasi dan perawatan bagi lansia dengan gangguan kejiwaan.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap melalui langkah penanganan yang lebih terstruktur tersebut, kedua lansia dapat memperoleh perawatan yang layak, aman, serta mendapatkan pendampingan yang lebih optimal sesuai dengan kondisi yang mereka alami.