Berita

Juara Pop & Jazz JICF 2026, GNLC Gelar Roadshow Piala di SMAN 1 Bandar Lampung

×

Juara Pop & Jazz JICF 2026, GNLC Gelar Roadshow Piala di SMAN 1 Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Juara Pop & Jazz JICF 2026, GNLC Gelar Roadshow Piala di SMAN 1 Bandar Lampung
Gita Nada Lampung Community (GNLC) menggelar roadshow Piala Winner Pop & Jazz Jakarta International Choral Festival (JICF) 2026 di SMAN 1 Bandar Lampung, Senin, 3 Agustus 2026. | Ist

Potensinews.id – Gita Nada Lampung Community (GNLC) menggelar roadshow Piala Winner Pop & Jazz Jakarta International Choral Festival (JICF) 2026 di SMAN 1 Bandar Lampung, Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang diraih GNLC sekaligus memotivasi generasi muda Lampung untuk terus berkarya di bidang seni.

Jakarta International Choral Festival (JICF) 2026 yang berlangsung pada 5–7 Juli 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, mengusung tema Let’s Celebrate Diversity and Sing the Harmony. Festival tersebut menjadi ajang kompetisi, pertukaran budaya, sekaligus pengembangan kualitas seni paduan suara yang diikuti berbagai kelompok paduan suara dari berbagai daerah.

Pada kompetisi tersebut, GNLC berhasil meraih Gold Diploma sekaligus menyabet gelar Winner Pop & Jazz Category setelah memperoleh Gold Medal dengan skor tertinggi pada kategori Pop & Jazz. Capaian tersebut mengantarkan GNLC menjadi Grand Prix Finalist dalam ajang bergengsi tersebut.

Baca Juga:  Ikut Upacara di Pemprov, Puluhan Mantan Napiter Lampung Komitmen Bela NKRI

Pembina GNLC, Anshori Djausal, mengatakan keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, tetapi menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Lampung memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya sangat bangga. Lampung memiliki anak-anak muda hebat yang mampu berkarya dan berbicara banyak di festival musik. Kemenangan Gita Nada Lampung Community di kategori Pop & Jazz menjadi bukti bahwa anak muda Lampung mampu sejajar dengan talenta-talenta terbaik lainnya,” ujar Anshori.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan kepada generasi muda agar dapat terus mengembangkan bakat dan menghasilkan karya terbaik.

“Semoga pencapaian luar biasa GNLC dapat memotivasi kita semua. Tugas kita sekarang adalah mendukung, memfasilitasi, dan menjaga semangat anak-anak kita agar terus berkarya. Mari jadikan momentum ini sebagai pemantik lahirnya karya-karya hebat lainnya dari Bumi Lampung,” tambahnya.

Baca Juga:  Jaga Tradisi Guyub, Ibu-ibu Kompleks Perumahan di Rajabasa Jenguk Kelahiran Buah Hati Warga

Ketua GNLC, Shanty Intana, turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan 24 penyanyi dan empat musisi muda yang sebagian besar merupakan putra-putri terbaik Lampung. Di bawah arahan pelatih sekaligus konduktor Pieter Salmon Gultom, mereka mampu menampilkan performa terbaik di hadapan dewan juri internasional.

“Saya bangga karena melalui musik di GNLC, anak-anak kita memperoleh pengalaman berharga, tampil penuh percaya diri, dan menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri dari berbagai negara,” katanya.

Shanty juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan yang diberikan sehingga prestasi tersebut dapat diraih bersama.

Sebagai salah satu sekolah yang menjadi lokasi roadshow, Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Suharto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan GNLC, terlebih karena salah satu siswanya turut berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

“Kami bersama para guru dan pembimbing sangat bangga. Salah satu putra terbaik kami, Cello Dharma Badrika, siswa kelas XI IPA SMAN 1 Bandar Lampung, menjadi bagian dari prestasi gemilang yang dipersembahkan GNLC untuk Provinsi Lampung,” ujarnya.

Baca Juga:  Kios di Wayhalim Ludes Dilalap Api, Diduga Dibakar ODGJ

Pada kategori Pop & Jazz di JICF 2026, GNLC membawakan dua repertoar yang memperoleh apresiasi tinggi dari dewan juri, yakni Mencintaimu karya Septo Adi Kristanto Simanjuntak dan The Feeling Is Gone yang diaransemen oleh Har Sumerah.

Roadshow piala tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan GNLC, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Gita Nada Lampung Community kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan komunitas paduan suara di Lampung.

Prestasi yang diraih GNLC diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat seni, memperluas wawasan budaya, serta berani membawa nama Lampung ke tingkat nasional maupun internasional.