Potensinews.id – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Assahil turut ambil bagian dalam Halaqoh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Mbutdan, Jati Agung, Universitas Islam An Nur Lampung, Sabtu–Minggu (8–9/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum komunikasi antara FKPP, Kementerian Agama, dan sejumlah pondok pesantren dalam membahas penguatan peran serta keberadaan pesantren di Provinsi Lampung.
Halaqoh FKPP Provinsi Lampung 2026 turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, Ketua FKPP Provinsi Lampung, Andi Warisno, jajaran Kementerian Agama, serta perwakilan pondok pesantren dari berbagai daerah di Lampung.
Keikutsertaan PPTQ Assahil menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan jejaring antarpesantren sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan serta kelembagaan pesantren.
Melalui forum tersebut, para peserta juga membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi pesantren dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Pesantren dinilai memiliki peran penting dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pendidikan, serta kolaborasi antarpesantren menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan pesantren.
Bagi PPTQ Assahil, forum FKPP juga menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi dan bertukar gagasan dengan pondok pesantren lain di Lampung.
Sinergi antara pesantren, pemerintah, Kementerian Agama, dan FKPP diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya pendidikan pesantren yang berkualitas sekaligus meningkatkan kontribusi pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat, pesantren diharapkan mampu terus mengambil peran strategis sebagai lembaga pendidikan, pembinaan karakter, pengembangan keilmuan, sekaligus mencetak generasi yang memiliki kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Bagi PPTQ Assahil, silaturahmi antarpesantren tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat ukhuwah, dan membangun kolaborasi demi kemajuan pesantren di masa mendatang.
PPTQ Assahil mengusung semangat “Educate the World, Benteng Intelektual” dalam mengembangkan peran pendidikan pesantren dan membangun generasi yang berkarakter.












