Sumatera Selatan

TAS Prima “Wong Kito” Hadir di Palembang, Kemensos Perkuat Layanan Pengasuhan Anak

×

TAS Prima “Wong Kito” Hadir di Palembang, Kemensos Perkuat Layanan Pengasuhan Anak

Sebarkan artikel ini
TAS Prima “Wong Kito” Hadir di Palembang, Kemensos Perkuat Layanan Pengasuhan Anak
Kementerian Sosial Republik Indonesia menghadirkan inovasi layanan pengasuhan anak melalui peluncuran Taman Anak Sejahtera (TAS) Prima “Wong Kito” di Sentra Budi Perkasa Palembang, Selasa, 11 Agustus 2026. | Ist

Potensinews.id — Kementerian Sosial Republik Indonesia menghadirkan inovasi layanan pengasuhan anak melalui peluncuran Taman Anak Sejahtera (TAS) Prima “Wong Kito” di Sentra Budi Perkasa Palembang, Selasa, 11 Agustus 2026.

Peluncuran yang dirangkaikan dengan Gebyar Hari Anak Nasional 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pengasuhan yang aman, nyaman, penuh kasih sayang, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf, mengatakan kehadiran TAS bukan sekadar menyediakan tempat penitipan anak, tetapi menjadi wadah pengasuhan yang memberikan pendidikan karakter serta perhatian terhadap kebutuhan anak.

“Kalau kita membicarakan tentang anak, kita pasti akan membicarakan tentang masa depan. Siapa tahu dari anak-anak itu nanti ada yang menjadi presiden, menteri, gubernur, dan lain sebagainya,” kata Fatma.

Menurutnya, kehadiran TAS merupakan bentuk hadirnya negara dalam membantu para orang tua, khususnya mereka yang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Ini bukan sekadar tempat penitipan saja, tetapi kita memberikan pengasuhan, pendidikan berkarakter, dan juga tentu saja dengan kasih sayang yang penuh untuk anak-anak kita,” ujarnya.

Fatma menambahkan, layanan TAS di Sentra Budi Perkasa Palembang tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak dari para pekerja di lingkungan sentra, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan layanan.

Baca Juga:  Cantik dari Ujung Rambut hingga Kaki di Klinik Pratama Lumina Glow

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 50 TAS yang telah dibina Kementerian Sosial di berbagai daerah di Indonesia. Layanan tersebut juga dihadirkan sebagai salah satu respons terhadap kebutuhan masyarakat akan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas.

“Dan ini gratis. Mudah-mudahan ini bisa menjadi jawaban untuk kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi sentra-sentra yang lain,” katanya.

Fatma juga berpesan kepada para pengasuh dan pendidik agar memberikan perhatian penuh kepada anak-anak yang berada di TAS. Selain pendidikan karakter, aspek kemandirian, kesehatan, kebahagiaan dan pemenuhan gizi anak juga harus menjadi perhatian.

“Berilah pendidikan yang memiliki karakter yang tinggi. Anak-anak harus diajari mandiri dan asupan gizinya juga harus diperhatikan. Mudah-mudahan menjadi anak-anak yang sehat, ceria, bahagia dan kelak menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani, S.Ag., menyambut baik hadirnya TAS Prima “Wong Kito” sebagai langkah nyata dalam memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak anak.

“Kita sangat bahagia sekali. Mari kita jadikan momentum Hari Anak Indonesia pada tahun 2026 ini sebagai pengingat bagi kita semua bahwa anak berhak untuk dicintai, dilindungi, didampingi, hingga mendapat kesempatan yang setara dan tumbuh menjadi generasi yang terbaik,” ujar Dewi.

Baca Juga:  SMPN 11 Palembang Tutup MPLS Penuh Semangat, Sambut 418 Siswa Baru dengan Penampilan Ekskul

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai tanggung jawab bersama, baik pemerintah, keluarga, lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang, Gini Toponindro, M.Si., mengatakan TAS Prima “Wong Kito” menjadi tambahan layanan yang dihadirkan Sentra Budi Perkasa untuk semakin mendekatkan pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Ini merupakan penambah layanan kami. Sebelumnya telah ada layanan Klinik Pratama di Sentra yang memberikan layanan terapi untuk anak-anak disabilitas, lansia dan sebagainya. Dengan kehadiran TAS ini menambah ragam layanan yang ada di Sentra Budi Perkasa,” katanya.

Ia menjelaskan, pada tahap awal TAS Prima “Wong Kito” melayani sebanyak 21 penerima manfaat. Jumlah tersebut nantinya akan dikembangkan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan sumber daya manusia dan kebutuhan masyarakat.

Gini mengatakan Sentra Budi Perkasa sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial memiliki peran memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, kelompok rentan dan penerima manfaat lainnya.

“Harapannya Taman Anak Sejahtera ini memberikan ruang yang menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, menstimulasi tumbuh kembang, serta membantu masyarakat yang membutuhkan layanan sehingga orang tuanya bisa bekerja dan anaknya merasa aman dititipkan di Taman Anak Sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga:  UPZ Sekolah Diresmikan, SDN 40 Palembang Ajak Siswa Berbagi

Peluncuran TAS Prima “Wong Kito” turut dihadiri Wakil Penasihat DWP Kementerian Sosial RI Intan Agus Jabo Priyono, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial M.K. Agung Suhartoyo, Bunda PAUD Kota Palembang Hj. Dewi Sastrani, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang M. Raimon Lauri AR, S.STP., M.Si., perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Dinas PPPA Kota Palembang, pengurus Dharma Wanita Persatuan, jajaran Sentra Budi Perkasa, Camat Sukarami, Lurah Sukabangun, serta para pengelola Taman Anak Sejahtera di Kota Palembang.

Kehadiran TAS Prima “Wong Kito” diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pengasuhan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak untuk memperoleh kasih sayang, stimulasi, pendidikan karakter dan perlindungan dalam lingkungan yang aman.

Momentum Hari Anak Nasional 2026 pun menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari memastikan anak-anak tumbuh sehat, bahagia, terlindungi dan mendapatkan kesempatan yang setara.