Berita

Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Rajabasa Terus Berjalan, Panitia Ajak Warga Bergotong Royong

×

Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Rajabasa Terus Berjalan, Panitia Ajak Warga Bergotong Royong

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Rajabasa Terus Berjalan, Panitia Ajak Warga Bergotong Royong
Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman Rajabasa Buka Peluang Donasi

Potensinews.id – Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di kawasan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus menggalang partisipasi dan donasi masyarakat guna mempercepat pendirian sarana pendidikan Al-Qur’an terpadu, Senin, 24 Agustus 2026.

Ketua Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman, drg. Alif Chandra Aryono, MKM, menyampaikan bahwa proses pembangunan fisik sarana tahfiz hingga saat ini terus mendapatkan respons positif dan aliran bantuan dari para donatur.

“Kami mengapresiasi keikhlasan donatur yang telah menyalurkan bantuan berupa dana maupun material. Pendirian pondok tahfiz merupakan gerakan swadaya bersama guna melahirkan fasilitas pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di masa depan,” ujar Alif.

Alif mengajak segenap masyarakat Lampung, khususnya jamaah Masjid Al Iman Gedong Meneng, untuk turut mengambil bagian menyisihkan sebagian rezeki demi kelancaran penyelesaian proyek keumatan.

Baca Juga:  Donasi Mengalir untuk Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman Gedong Meneng

Menurutnya, setiap sumbangsih bernilai sedekah jariyah tanpa memandang besar atau kecilnya nominal yang diserahkan.

“Berapa pun sumbangsih yang diberikan dengan niat tulus sangat berarti bagi keberlangsungan konstruksi. Gotong royong seluruh pihak menjadi kunci utama percepatan penyelesaian sarana belajar santri,” tuturnya.

Pondok Tahfizh Al Iman dirancang bukan sekadar menjadi bangunan fisik belaka, melainkan pusat pembinaan adab, pemantapan hafalan ayat suci, serta penempaan akhlak bagi anak-anak agar bermanfaat bagi agama, keluarga, dan lingkungan sosial.

Panitia berharap dukungan publik terus bergulir sehingga gedung pendidikan dapat segera difungsikan secara optimal untuk mencetak generasi Qur’ani di Provinsi Lampung.