Berita

Wujudkan Pondok Tahfizh Al Iman, Panitia Ajak Donatur Bantu Gaji Tukang dan 125 Dus Granit

×

Wujudkan Pondok Tahfizh Al Iman, Panitia Ajak Donatur Bantu Gaji Tukang dan 125 Dus Granit

Sebarkan artikel ini
Wujudkan Pondok Tahfizh Al Iman, Panitia Ajak Donatur Bantu Gaji Tukang dan 125 Dus Granit
Bendahara Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman, Imam Juliansyah, S.Pd.I. | Ist

Potensinews.id — Dukungan masyarakat dan para donatur terhadap pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus mengalir. Bantuan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk mewujudkan sarana pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.

Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dukungan dari sejumlah donatur kembali diterima untuk membantu proses pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman. Sumbangan yang diberikan diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan hingga pondok tahfizh tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Bendahara Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman, Imam Juliansyah, S.Pd.I., yang juga merupakan salah satu donatur, mengatakan bahwa dukungan terhadap pembangunan pondok tahfizh merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani.

“Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama. Saya pribadi ikut memberikan donasi karena ingin mengambil bagian dalam pembangunan tempat anak-anak belajar dan menghafal Al-Qur’an,” kata Imam Juliansyah.

Baca Juga:  Masjid Raya Al Bakrie Lampung Sukses Gelar Jumat Berbagi di Bulan Ramadan

Menurutnya, pembangunan pondok tahfizh tidak hanya membutuhkan dukungan dari panitia, tetapi juga partisipasi masyarakat dan para donatur. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki nilai dan manfaat apabila diberikan dengan niat yang ikhlas.

“Tidak perlu melihat besar atau kecilnya sumbangan. Yang terpenting adalah keikhlasan dan niat kita untuk membantu. Insyaallah, setiap bantuan yang diberikan untuk pendidikan Al-Qur’an menjadi amal kebaikan dan amal jariyah,” ujarnya.

Imam mengungkapkan, hingga saat ini panitia pembangunan masih membutuhkan dukungan masyarakat dan para donatur untuk memenuhi sejumlah kebutuhan yang masih harus diselesaikan.

“Kami panitia pembangunan masih membutuhkan bantuan, khususnya untuk pembayaran gaji tukang dan kenek serta kebutuhan sebanyak 125 dus granit. Kami berharap ada donatur dan masyarakat yang berkenan membantu sehingga proses pembangunan dapat terus berjalan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wujudkan Lingkungan Nyaman, RT 007 Gedong Meneng Data Fasilitas Umum yang Perlu Perbaikan

Ia menjelaskan, kebutuhan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam tahapan pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman. Karena itu, dukungan dari masyarakat sangat diharapkan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan lancar.

“Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut berpartisipasi. Bantuan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasannya,” tambah Imam.

Sebagai bendahara panitia, Imam juga menegaskan bahwa setiap donasi yang diterima merupakan amanah yang akan dikelola dengan sebaik-baiknya dan digunakan sesuai kebutuhan pembangunan.

“Kami berusaha menjaga amanah para donatur sebaik mungkin. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan dukungannya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan keberkahan dan pahala yang berlipat,” tuturnya.

Ia berharap semangat gotong royong masyarakat terus terjaga hingga pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman dapat diselesaikan.

Baca Juga:  Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

“Mudah-mudahan semakin banyak yang tergerak untuk ikut berdonasi. Kita sedang membangun bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga tempat untuk membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an. Semoga setiap bantuan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” pungkasnya.

Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Gedong Meneng diharapkan nantinya menjadi wadah pendidikan, pembinaan, dan pengembangan generasi Qur’ani. Dukungan para donatur menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan harapan tersebut.

Panitia pembangunan kembali mengajak masyarakat dan para donatur untuk bersama-sama membantu memenuhi kebutuhan pembayaran gaji tukang dan kenek serta 125 dus granit. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman diharapkan dapat terus berjalan hingga selesai dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.