Potensinews.id – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia mengambil peran strategis dalam mempercepat transformasi digital koperasi di tanah air.
Sebanyak 250 kader terbaik diterjunkan untuk mengawal Pelatihan Manajerial dan Sertifikasi Calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) besutan Kementerian Koperasi RI.
Ratusan kader tersebut ditugaskan secara nasional sebagai fasilitator dan narasumber pendamping. Agenda pembukaan pelatihannya sendiri dipusatkan di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Cimahi, Jawa Barat.
Dalam pelatihan ini, para peserta KDKMP dibekali materi krusial seputar pemanfaatan platform digital, tata kelola data, keamanan informasi siber, hingga strategi optimalisasi ekosistem digital untuk meningkatkan pelayanan koperasi kepada masyarakat.
Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Hani Purnawanti, menegaskan bahwa modernisasi koperasi tidak cukup hanya dengan membeli aplikasi atau infrastruktur digital, melainkan harus dimulai dari peningkatan kompetensi manusianya.
“Digitalisasi koperasi dimulai dari manusianya. Jika manajer memiliki kompetensi digital yang kuat, teknologi akan otomatis mempercepat pelayanan dan transparansi. Kehadiran Relawan TIK di sini memastikan manajer KDKMP tidak sekadar kenal teknologi, tapi fasih memanfaatkannya di lapangan,” tegas Hani, Senin, 20 Juli 2026.
Hani menambahkan, pengerahan 250 fasilitator ini merupakan wujud nyata komitmen Relawan TIK dalam mendukung program strategis pemerintah mencetak SDM unggul untuk pusat pertumbuhan ekonomi desa.
Di sisi lain, Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI, Riza Azmi, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan jejaring luas yang dimiliki Relawan TIK.
“Kehadiran ratusan fasilitator dari Relawan TIK menjadi penguat proses pembelajaran, sehingga calon manajer KDKMP mendapat bekal aplikatif. Sinergi lintas sektor seperti inilah yang sangat kita butuhkan untuk mewujudkan koperasi modern yang akuntabel,” ujar Riza.
Sebagai informasi, program strategis ini berada di bawah koordinasi Asisten Deputi Digitalisasi Kemenkop, yang bertujuan menyokong Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi.
Melalui penyebaran 250 fasilitator di seluruh Indonesia, Kemenkop berharap para calon manajer KDKMP memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif dan siap mengeksekusi digitalisasi koperasi di daerahnya masing-masing.












