Berita

Jangan Saling Menunggu, Dwi Ratno Ajak Warga Gotong Royong Tuntaskan Tahfizh Al Iman

×

Jangan Saling Menunggu, Dwi Ratno Ajak Warga Gotong Royong Tuntaskan Tahfizh Al Iman

Sebarkan artikel ini

Potensinews.id – Proses pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di kawasan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus bergulir di tengah kendala pemenuhan biaya upah para pekerja bangunan, Minggu, 6 Miliar 2026.

Panitia mengetuk kembali kepedulian warga serta jamaah agar tidak saling menunggu dalam melunasi hak para tukang dan kenek.

Penegasan disuarakan salah seorang tokoh masyarakat Gedong Meneng sekaligus Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman, H. Dwi Ratno. Pendirian sarana pencetak penghafal Al-Qur’an menuntut konsistensi komitmen dari seluruh pihak yang sejak awal merencanakan kehadiran gedung.

“Pembangunan sarana tahfizh saat sekarang memang menghadapi kesulitan, terutama pemenuhan upah tukang dan kenek. Mari kita pusatkan perhatian bersama-sama menuntaskan tanggungan para pekerja,” tutur H. Dwi Ratno di sela peninjauan proyek.

Baca Juga:  Doa Bersama dan Nobar Film Sejarah Warnai Puncak Tasyakuran Kemerdekaan Warga Kencana Tigalima

Dwi Ratno mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat meluruskan niat awal tanpa meninggalkan panitia sendirian di tengah jalan pengerjaan fisik.

“Mari luruskan niat bersama-sama dan bersatu merampungkan pembangunan. Jangan sampai waktu sebelum dibangun banyak usulan serta keinginan, namun begitu pengerjaan berjalan justru tiada kontribusi dan malah menghilang,” tegasnya.

Bantuan yang dibutuhkan tidak dipatok dalam bentuk materiil semata. Dukungan sukarela dapat disalurkan melalui sumbangan bahan bangunan, pengerahan tenaga di lokasi, penyambung komunikasi ke donatur potensial, maupun doa tulus.

Menurut Dwi Ratno, keberadaan sarana belajar Al-Qur’an kelak memberi manfaat luas bagi pembinaan budi pekerti generasi penerus di lingkungan Perumahan Bumi Puspa Kencana dan sekitarnya.

Baca Juga:  Ketua Panitia Qurban Masjid Al Iman Gedong Meneng Turun Langsung Survei Hewan Qurban

“Tanggung jawab berada di pundak kita bersama, jangan saling menunggu. Siapa pun yang berikrar ingin mendirikan wadah pendidikan santri, mari buktikan lewat sumbangsih nyata sampai bangunan berdiri utuh dan difungsikan umat,” pungkasnya.

Panitia pelaksana hingga kini terus memacu pekerjaan konstruksi secara bertahap menyesuaikan ketersediaan kas infak, sembari membuka pintu sedekah bagi para dermawan yang hendak menitipkan amal jariyah.