Lampung Selatan

Perkuat Sinergi Pendidikan, UIN RIL Teken MoA dengan Madrasah Aliyah Nurul Iman Pringsewu

×

Perkuat Sinergi Pendidikan, UIN RIL Teken MoA dengan Madrasah Aliyah Nurul Iman Pringsewu

Sebarkan artikel ini
Perkuat Sinergi Pendidikan, UIN RIL Teken MoA dengan Madrasah Aliyah Nurul Iman Pringsewu
Dekan Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung, Ahmad Zarkasi (ketiga kiri), dan Kepala MA Nurul Iman Sidodadi, Sri Kholifatun (ketiga kanan), menunjukkan naskah kerja sama (MoA). Foto: Ist

Potensinews.id – Fakultas Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menerima kunjungan rombongan dari Madrasah Aliyah Nurul Iman Pringsewu dalam rangka sosialisasi kampus sekaligus penguatan kerja sama. Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis (29/1/2026) di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Dekan Fakultas Psikologi Islam UIN RIL, Ahmad Zarkasi, dan Kepala MA Nurul Iman, Sri Kholifatun. Kesepakatan ini mencakup pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas kelembagaan kedua institusi.

Melalui kerja sama tersebut, kedua belah pihak juga membuka peluang pertukaran sumber daya, baik dosen, mahasiswa, guru, maupun siswa, dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi. Hal ini diharapkan dapat memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing lembaga.

Baca Juga:  Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Bawa Misi Promosi Daerah ke Belanda

Rombongan MA Nurul Iman yang terdiri dari puluhan siswa dan para guru disambut langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Psikologi Islam UIN RIL. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, terutama bagi para siswa yang berkesempatan mengenal lebih dekat dunia perkuliahan.

Dalam sambutannya, Dekan Ahmad Zarkasi menyampaikan sejumlah capaian UIN Raden Intan Lampung, termasuk prestasi sebagai kampus hijau berkelanjutan peringkat 1 di lingkungan PTKIN versi UI GreenMetric serta berada di peringkat 10 nasional.

Ia juga memperkenalkan program studi yang ada di Fakultas Psikologi Islam, yakni Psikologi Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, serta Tasawuf dan Psikoterapi.

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang luas, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Damkarmat Lampung Selatan Selamatkan Ponsel yang Terperangkap di Sela Batu Pantai

Selain itu, ia turut memberikan motivasi kepada para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan menekankan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan.

Sementara itu, perwakilan guru MA Nurul Iman, Miftah, menyampaikan apresiasi atas capaian dan perkembangan UIN Raden Intan Lampung. Ia juga mengajak para siswa untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu.

“Belajar adalah kewajiban. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat belajar harus terus dijaga, dengan prinsip “man jadda wa jada” sebagai motivasi dalam meraih keberhasilan.

Usai penandatanganan kerja sama, para siswa diajak berkeliling kampus untuk melihat langsung lingkungan UIN Raden Intan Lampung, termasuk fasilitas dan aktivitas di Fakultas Psikologi Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai dunia perkuliahan serta memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Delegasi Timor Leste Belajar Ketangguhan Desa di Lampung Selatan
Delegasi Timor Leste Belajar Ketangguhan Desa di Lampung Selatan Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapat perhatian sebagai daerah rujukan praktik pembangunan desa dan penguatan ketahanan masyarakat. Kali ini, delegasi internasional dari Timor Leste datang untuk mempelajari langsung pengembangan ketangguhan komunitas berbasis desa di wilayah tersebut. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Sprint II (Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor-Leste) yang berfokus pada penguatan masyarakat tangguh bencana serta pembangunan desa berkelanjutan berbasis potensi lokal. Delegasi Timor Leste dipimpin oleh Konsultan ADPC Program SPRINT Timor Leste, Pedruco Capela, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, di ruang kerja Sekda Lampung Selatan, Senin (11/5/2026). Turut hadir dalam penyambutan itu Project Manager Paluma Nusantara Lampung Selatan Nanang Priyana, Konsultan ADPC Program SPRINT Indonesia, jajaran perangkat daerah Pemkab Lampung Selatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Selama berada di Lampung Selatan, delegasi dijadwalkan mengunjungi sejumlah desa dampingan program, yakni Desa Maja di Kecamatan Kalianda, Desa Canti dan Desa Rajabasa di Kecamatan Rajabasa, serta Desa Kelawi di Kecamatan Bakauheni. Di sejumlah lokasi tersebut, delegasi akan melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan, mulai dari penguatan ketangguhan desa, pengurangan risiko bencana, hingga pengembangan mata pencaharian masyarakat berbasis potensi lokal. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sama antarnegara sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman. “Lampung Selatan merupakan daerah yang strategis karena memiliki jalur darat, laut, dan udara. Mudah-mudahan pengalaman yang ada di sini bisa menjadi ruang untuk saling belajar dan saling melengkapi,” ujar Supriyanto. Menurutnya, kolaborasi seperti ini dapat memperkaya pengalaman kedua negara dalam membangun masyarakat desa yang mandiri dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. “Hal-hal baik dari Timor Leste silakan dibagikan kepada kami, begitu pula pengalaman baik dari Lampung Selatan semoga bisa menjadi pembelajaran bagi Timor Leste,” lanjutnya. Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga memperkenalkan Lampung Selatan sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. “Lampung Selatan memiliki masyarakat yang heterogen, namun tetap hidup rukun dan damai. Ini menjadi salah satu hal yang terus kami jaga bersama,” katanya. Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan dan sambutan terbaik kepada delegasi internasional sebagai wujud keramahan masyarakat Indonesia. “Kita harus menunjukkan hal-hal baik yang kita miliki. Indonesia dikenal dengan keramahan dan kesantunannya, dan itu harus terus kita tunjukkan kepada siapa pun,” tutupnya. Diketahui, Program SPRINT II merupakan kolaborasi internasional yang menitikberatkan pada penguatan ketangguhan masyarakat pesisir melalui pembangunan desa berkelanjutan di Indonesia dan Timor Leste, khususnya dalam pengurangan risiko bencana dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Lampung Selatan

Potensinews.id — Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapat perhatian sebagai…