Potensinews.id – Para Lid Adat yang tergabung dalam Marga Sekappung dan Bandar Marga Sekappung Limo Migo menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang direncanakan hadir dalam kegiatan pelestarian budaya di Taman Randu Mas dan Taman Purbakala Pugung Raharjo.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh sejumlah tokoh adat, di antaranya Hasan Buay Pengammah Lid Toba, Ahmad Kaisar Lid Bojong bergelar Pangeran Pagar Alam, Ibrahim Syah bergelar Batin Syah dari Lid Desa Gunung Sugih Besar, Yusuf Pangeran Tinggal dari Lid Gunung Raya, Pangeran Angeran dari Lid Desa Peniangan, Ghayo Pagun dari Desa Batu Badak, serta Bandar Marga Sekappung Limo Migo.
Para Lid Adat dan Bandar Marga Sekappung Limo Migo menyatakan dukungan penuh terhadap agenda pelestarian budaya yang akan digelar di Taman Randu Mas dan Taman Purbakala Pugung Raharjo. Mereka menilai rencana kehadiran Joko Widodo merupakan sebuah kehormatan besar bagi masyarakat adat Sekappung Limo Migo dan keluarga besar Bela Budaya Nusantara Provinsi Lampung.
“Kehadiran beliau merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bagi kami masyarakat adat Sekappung Limo Migo dan keluarga besar Bela Budaya Nusantara Provinsi Lampung. Atas rencana kedatangan beliau, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar para tokoh adat, Kamis, 25 Juni 2026.
Menurut mereka, seluruh persiapan penyambutan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat adat Sekappung Limo Migo sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang akan hadir, sekaligus menjadi momentum memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya Lampung kepada masyarakat yang lebih luas.
Para Lid Adat juga menegaskan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan agenda budaya yang diselenggarakan oleh masyarakat adat Sekappung Limo Migo dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik apa pun.
“Acara ini murni pelestarian adat budaya Sekappung Limo Migo sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan menyapa masyarakat Lampung Timur. Tidak ada muatan politik dalam kegiatan ini,” tegas para Lid Adat.
Saat ini, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh masyarakat adat bersama anggota Bela Budaya Nusantara dan warga setempat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyambutan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sukses.












