Way Kanan

Jelang Idul Adha, Harga Bapokting di Way Kanan Terpantau Stabil

×

Jelang Idul Adha, Harga Bapokting di Way Kanan Terpantau Stabil

Sebarkan artikel ini
Jelang Idul Adha, Harga Bapokting di Way Kanan Terpantau Stabil
Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Chandra, saat meninjau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. (Dok: Istimewa)

Potensinews.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Way Kanan melakukan pemantauan harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional. Hasilnya, mayoritas harga kebutuhan pokok masih terpantau stabil.

Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Chandra, mengatakan pemantauan dilakukan di pasar-pasar yang menjadi lokus Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta menjaga kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan.

“Untuk harga beras saat ini masih stabil di kisaran Rp12.650 per kilogram, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp13.500 per kilogram,” ujarnya.

Selain beras, sejumlah komoditas lain seperti gula pasir, cabai, dan bawang juga dilaporkan masih dalam kondisi terkendali. Hal ini mengindikasikan pasokan bahan pokok di wilayah Way Kanan dalam kondisi aman.

Baca Juga:  Lapas Way Kanan Gelar Upacara HUT ke-54 KORPRI, Tekankan Peran ASN Perekat Persatuan

“Daging sapi saat ini dijual di kisaran Rp130.000 hingga Rp135.000 per kilogram. Harga tersebut masih dalam batas wajar menjelang Idul Adha,” katanya.

Namun demikian, Disperindag menemukan adanya kenaikan harga pada komoditas minyak goreng merek Minyakita. Di lapangan, harga jual masih ditemukan mencapai Rp19.000 per liter.

“Harga tersebut jelas melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Ini menjadi perhatian serius untuk segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pihaknya memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Ia juga mengimbau para pedagang untuk mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Sementara itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak melonjak.