Potensinews.id – Konferensi Wilayah (Konferwil) Fatayat NU Provinsi Lampung resmi digelar pada Rabu–Jumat, 30 April hingga 1 Mei 2026, bertempat di Hotel Horison Lampung. Kegiatan lima tahunan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi ke depan.
Dalam sidang pleno yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, terdapat dua calon yang diajukan untuk memimpin Pimpinan Wilayah Fatayat NU Lampung, yakni Wiwik Damayanti dan Maulidah Zauroh. Namun, melalui proses musyawarah yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan persatuan, seluruh Pimpinan Cabang Fatayat NU dari 15 kabupaten/kota secara aklamasi sepakat mengusung Maulidah Zauroh sebagai Ketua PW Fatayat NU Lampung periode 2026–2031.
Konferwil ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj. Ella Siti Nuryamah, Bendahara Umum PP Fatayat NU Wilda, Dewan Kehormatan PW Fatayat NU Lampung Chusnunia Chalim, Sekretaris PW NU Lampung KH. Khidir Ibrahim, serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran tokoh seperti Gus Maksum yang bertugas dalam tata tertib persidangan, serta Kepala Dinas P3A, turut mendukung jalannya konferensi secara tertib dan substantif.
Selain menjadi ajang pemilihan kepemimpinan baru, Konferwil juga menjadi ruang pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya. Dalam forum tersebut disampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) periode 2020–2025 sebagai bentuk transparansi dan evaluasi organisasi.
Wirdayati dalam catatannya menyampaikan harapan kepada ketua terpilih agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan baik, serta menjaga dan mengembangkan fondasi organisasi yang telah dibangun. Ke depan, Fatayat NU Lampung diharapkan semakin progresif dalam menjalankan peran strategisnya, khususnya dalam pemberdayaan perempuan muda Nahdliyin dan kontribusi bagi masyarakat.
Konferwil ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi simbol soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai organisasi di tengah dinamika zaman.
Di kesempatan yang sama, Ketua terpilih Maulidah Zauroh menyatakan kesiapannya untuk membawa Fatayat NU Lampung menjadi lebih baik dalam lima tahun ke depan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga perlindungan perempuan dan anak.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh kader untuk bersinergi, bergerak, dan berkontribusi aktif demi kemajuan organisasi dan masyarakat luas,” pungkasnya.












