Lampung

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa melalui Beasiswa STEM dan Program Hafiz Al-Qur’an

×

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa melalui Beasiswa STEM dan Program Hafiz Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa melalui Beasiswa STEM dan Program Hafiz Al-Qur’an
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. | Ist

Potensinews.id — Di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan paradigma pembangunan yang menempatkan manusia sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Pemprov Lampung mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui dua program strategis yang menyasar masyarakat desa, yakni Program Satu Desa Satu Sarjana (STEM) dan Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur’an.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM hingga ke tingkat desa.

Program Satu Desa Satu Sarjana

Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemprov Lampung memberikan beasiswa bagi 2.500 putra-putri terbaik desa, khususnya anak-anak petani dan keluarga kurang mampu, untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan akses masyarakat desa terhadap pendidikan tinggi, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mampu menjadi penggerak inovasi di daerahnya masing-masing.

“Kita tidak ingin desa hanya menjadi penonton kemajuan. Kita ingin desa menjadi sumber inovasi itu sendiri. Jika satu desa memiliki satu sarjana STEM, maka desa itu akan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dari teknologi pertanian presisi hingga efisiensi ekonomi kerakyatan,” tegas Gubernur Mirza dalam keterangannya.

Baca Juga:  Riana Sari Arinal Lepas Bantuan OPD Program Siger

Gubernur Mirza mengatakan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas SDM di tingkat desa.

“Lampung membutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang teknologi, mesin, industri, pertanian modern, serta berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Karena itu pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan SDM Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan dan membuka ruang pembangunan. Sementara perguruan tinggi berperan menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan SDM.

Dengan investasi di bidang pendidikan tersebut, Pemprov Lampung optimistis dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus memperkuat daya saing masyarakat desa.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., mengatakan peningkatan kualitas SDM dapat ditempuh melalui jalur pendidikan sehingga membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk dunia pendidikan.

“Pak Gubernur memiliki program satu desa satu sarjana, merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang perlu kita dukung oleh semua pihak termasuk Insya Allah kami juga akan mendukung bagaimana menyiapkan lulusan dari setiap desa, dari SMA misalkan itu untuk bisa melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi terutama pada program sarjana,” ucapnya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Lampung Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Menurut Albet, pelaksanaan program tersebut dalam jangka panjang dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan IPM di Provinsi Lampung.

“Jangka panjangnya adalah IPM kita akan bisa tumbuh merangkak naik persentasenya, walaupun memang tidak semuanya dari unsur pendidikan, namun unsur pendidikan memegang peranan yang sangat penting,” lanjutnya.

Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur’an

Selain kecerdasan intelektual, Gubernur Mirza juga mendorong penguatan karakter dan kecerdasan spiritual generasi muda Lampung.

Untuk itu, Pemprov Lampung bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung dalam merealisasikan Program Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur’an.

Melalui program tersebut, Pemprov Lampung dan Baznas memberikan beasiswa bagi generasi muda desa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual dan karakter spiritual.

Baca Juga:  Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Pimpin Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

“Di tangan para penghafal Al-Qur’an dan para sarjana STEM inilah masa depan Lampung dan Indonesia dipertaruhkan. Kita membangun manusia yang tidak hanya cerdas secara nalar, tetapi juga tangguh hatinya. Mereka akan kembali ke desanya untuk membawa keberkahan dan kemajuan,” ujar Gubernur Mirza.

Membangun SDM hingga Tingkat Desa

Melalui dua program tersebut, Pemprov Lampung mendorong pembangunan SDM yang inklusif dengan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Program pendidikan berbasis STEM diarahkan untuk memperkuat kemampuan generasi muda dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang mendukung pembangunan. Sementara program hafiz Al-Qur’an diarahkan untuk memperkuat karakter dan nilai spiritual generasi muda.

Pemprov Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, akademisi, hingga tokoh agama, untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan program tersebut.

Pembangunan SDM dinilai membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar generasi muda Lampung memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing yang mampu mendukung terwujudnya Lampung sebagai provinsi yang semakin maju.