UIN RIL

430 Mahasantri UIN RIL Dikukuhkan, Bekal Ilmu Agama Siap Diamalkan di Masyarakat

×

430 Mahasantri UIN RIL Dikukuhkan, Bekal Ilmu Agama Siap Diamalkan di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
430 Mahasantri UIN RIL Dikukuhkan, Bekal Ilmu Agama Siap Diamalkan di Masyarakat
Rangkaian Takrim al-Najihin Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung 2026 berlangsung khidmat di GSG KH Ahmad Hanafiah, diikuti ratusan mahasantri. (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin yang digelar Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), yang dirangkai dengan Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah UIN RIL, Minggu (7/6/2026), dengan nuansa religius dan meriah.

Rangkaian acara tidak hanya diisi prosesi wisuda, tetapi juga berbagai pertunjukan yang memadukan nilai spiritual dan seni. Para mahasantri menampilkan hadroh, tarian, tilawah Al-Qur’an, tilawah menggunakan bahasa isyarat, hingga sari tilawah dalam bahasa Lampung.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan khatmil Al-Qur’an, pembacaan sholawat, pengumuman wisudawan, serta Haflah Al-Takharuj yang terbagi dalam tiga kategori, yakni mu’allim/mu’allimah, mudabbir/mudabbirah, dan mahasantri.

Ketua Pelaksana Takrim al-Najihin 2026, Annisa Rohmatul Jannah, mengatakan peserta tahun ini berasal dari beberapa program pembinaan di Ma’had Al Jami’ah.

Rinciannya, 15 orang pengurus atau mu’allim-mu’allimah purnatugas, 69 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 4 kategori mudabbir dan mudabbirah, 184 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 2 kategori mahasantri, serta 162 wisudawan dan wisudawati Tahfidz Al-Qur’an.

Baca Juga:  Asah Public Speaking hingga Content Creator, Lima Mahasiswa KPI UIN Lampung PKL di JMSI

“Secara keseluruhan, sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin tahun ini,” ujar Annisa.

Seluruh peserta kemudian dikukuhkan oleh Mudir Ma’had Al Jami’ah UIN RIL, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Amiruddin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pembinaan di Ma’had Al Jami’ah.

Ia mengatakan, meskipun sebagian besar mahasantri mengikuti program pembinaan selama dua semester, pengalaman dan pembelajaran keagamaan yang diperoleh di Ma’had diharapkan dapat menjadi bekal yang terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat kepada seluruh peserta. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menegakkan serta mengagungkan ajaran Rasulullah SAW,” ujarnya.

Amiruddin menambahkan, pembelajaran yang diperoleh selama berada di Ma’had Al Jami’ah bukan merupakan akhir dari proses belajar keislaman. Para alumni diharapkan terus memperdalam ilmu dan memperluas wawasan keagamaan.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Resmikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan

Ia juga membuka kesempatan bagi alumni yang ingin melanjutkan proses pembinaan di Ma’had Al Jami’ah.

Menurutnya, para mahasantri diharapkan mampu menjadi bagian dari penyebaran nilai-nilai agama di tengah masyarakat sekaligus menjadi duta yang mengenalkan Ma’had Al Jami’ah kepada calon mahasiswa baru UIN RIL.

“Ma’had Al Jami’ah siap mendampingi mahasiswa yang ingin memperdalam nilai-nilai agama Islam. Di sini mahasiswa dibimbing dan dibina untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budiwiranto, Ph.D., yang hadir mewakili Rektor, mengatakan keberadaan Ma’had Al Jami’ah memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa.

Menurutnya, program pembinaan di Ma’had tidak hanya diarahkan untuk memperkuat aspek akademik, tetapi juga membangun akhlak, nilai keagamaan dan kebiasaan positif mahasiswa.

Baca Juga:  UIN RIL Tanam Terumbu Karang di Pahawang, Dorong Pelestarian Ekosistem Laut

“Tujuan Ma’had Al Jami’ah adalah pembiasaan. Mahasiswa dibentuk agar memiliki karakter yang baik melalui kebiasaan-kebiasaan yang terus dilakukan. Karena akhlak yang baik lahir dari pembiasaan yang dilakukan secara berulang,” ujarnya.

Ia berharap proses pembinaan yang telah dijalani para mahasantri dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan kampus maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.

Acara Takrim al-Najihin 2026 turut dihadiri orang tua mahasantri, alumni Ma’had, sejumlah dekan dan wakil dekan, ustadz dan ustadzah, serta para tamu undangan.

Kehadiran keluarga dan sivitas akademika tersebut turut memberikan dukungan sekaligus ucapan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pembinaan dan pendidikan di Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung.