Potensinews.id – Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di Dusun Jelarangan, Desa Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) bersama Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN RIL.
Sebanyak lima unit transplantasi terumbu karang ditanam menggunakan metode spider web dengan bantuan seawalker. Lokasi transplantasi merupakan kawasan rehabilitasi terumbu karang yang juga menjadi salah satu destinasi wisata bahari di Pulau Pahawang.
Sekretaris Prodi Biologi FST UIN RIL, Suci Wulan Pawhestri, menjelaskan metode spider web menggunakan rangka besi berbentuk jaring laba-laba sebagai media untuk menempelkan fragmen karang.
Menurutnya, proses transplantasi diawali dengan pemasangan rangka pada dasar perairan yang sesuai. Fragmen karang sehat kemudian dipilih dari koloni indukan dan diikat pada rangka menggunakan pengikat yang tahan terhadap kondisi laut.
“Struktur transplantasi kemudian ditempatkan secara stabil agar karang dapat tumbuh dan beradaptasi secara optimal hingga membentuk koloni baru,” jelas Suci.
Ia mengatakan, transplantasi menjadi salah satu upaya untuk membantu memulihkan ekosistem terumbu karang yang mengalami degradasi. Keberadaan terumbu karang juga penting bagi keberlangsungan berbagai organisme laut sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
“Kami berupaya menjaga habitat yang menjadi penopang kehidupan berbagai organisme laut, bukan semata-mata habitat yang memberikan manfaat langsung bagi manusia. Menjaga keseimbangan ekosistem merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan kehidupan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Selain menjadi bagian dari upaya konservasi, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami secara langsung pentingnya menjaga ekosistem laut.
Kegiatan kolaboratif antara Prodi Biologi FST dan Prodi Pendidikan Biologi FTK tersebut juga mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 14 tentang ekosistem laut, SDG 13 terkait aksi perubahan iklim, serta SDG 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
UIN RIL berharap kegiatan konservasi tersebut dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat dan civitas akademika terhadap keberlangsungan ekosistem laut dan pesisir.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UIN RIL membangun budaya kampus yang peduli lingkungan melalui pendekatan ilmiah, edukatif, dan partisipatif menuju Kampus Hijau Berkelanjutan.












