Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Terima Penghargaan Satyalancana Dari Presiden RI

  • Bagikan

Jakarta (Potensinews.id) — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo pada saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77 di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/TK/Tahun 2022 tanggal 19 Juli 2022 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan diberikan kepada Fatoni sebagai Pegawai Negeri Sipil yang bekerja dengan penuh kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus lebih dari 30 (tiga puluh) tahun.

Penghargaan yang diterima Fatoni kali ini merupakan penghargaan yang ketiga kalinya. Pada kesempatan tersebut, Fatoni menyampaikan rasa syukur terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepadanya. “Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan ini. Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri Dalam Negeri, pimpinan, rekan-rekan kerja, keluarga dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, membantu, memberikan inspirasi dan motivasi kepada saya,” ungkap Fatoni.

Baca Juga:  Ini Daftar Daerah Dengan Realisasi APBD Tertinggi Sampai Maret 2022

“Penganugerahan kehormatan ini juga mengandung arti bahwa saya harus bekerja lebih keras lagi, bekerja maksimal dan sungguh-sungguh, dengan melakukan inovasi dan terobosan-terobosan, dengan tetap mengedepankan prinsip efektififitas, efesiensi dan akuntabel.”

Meskipun demikian, Fatoni mengatakan penghargaan tersebut bermakna bahwa tugas dan tanggung jawab pengabdiannya kepada bangsa dan negara semakin besar dan semakin berat.

Fatoni menjelaskan, kepercayaan negara harus dijaga, dirawat dan diimplementasikan dengan kerja nyata. Sebab, anugerah itu bukan hanya sekadar diberikan begitu saja, tetapi penghargaan tersebut menunjukkan bahwa Negara dan Pemerintah RI memberikan kepercayaan karena kita dianggqp mampu mengemban tugas-tugas negara dengan baik.

“Penghargaan ini mengandung konsekuensi besar, yakni bagaimana saya mampu mempertahankan kepercayaan negara, pemerintah Indonesia, meningkatkan kinerja dan pengabdian,” tegas Fatoni.

Baca Juga:  Sejak 2019 Dorong SIPD, Stranas PK: Banyaknya Aplikasi Pengelolaan Keuangan Buka Celah Praktik Korupsi

Fatoni yang pernah menjabat sebagai Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) pada Tahun 2020 ini lahir di Bahuga, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, 6 Juni 1972. Fatoni menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri sejak 10 Maret 2022 lalu. Sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, merangkap jabatan Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Keuangan Daerah. Pada saat menjabat Kepala BPP, Fatoni merangkap dan diberikan amanah sebaga Pjs Gubernur Sulut.

Baca Juga: Karnaval Budaya Warnai Kemeriahan HUT RI Ke-77 di Kecamatan Tanjung Bintang

Baca Juga: BI Keluarkan Uang Pecahan Rupiah Baru

Jabatan lain yang pernah dijabat adalah Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kemendagri merangkap Plt. Sekretaris Fasilitasi Kerjasama, Sekretaris Korpri, Kepala Sekretaris Pribadi Mendagri, Kepala Bagian Protokol, Kepala Subdit Dana Bagi Hasil (DBH) Direktorat Fasilitasi Dana Perimbangan Ditjen Bina Keuangan Daerah, Kepala Seksi Otsus Papua, Papua Barat dan DIY dan pernah menjadi ajudan Gubernur Lampung.

Ia menyelesaikan S3 Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran (UNPAD) tahun 2009, S3 Imu Pemerintahan UNPAD tahun 2003, S1 Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1999 dan menyelesaikan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1994. Sementara pendidikan SMA, SMP, SD dan TK diselesaikan di Lampung.

Baca Juga:  Kemendagri Gelar Rakor, Tuntaskan Permasalahan Beasiswa Mahasiswa Papua

Dibidang organisasi, Fatoni punya pengalaman cukup banyak. Pernah menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa IIP pada saat reformasi Tahun 1998 dan sampai saat ini masih menjabat sebagai Wakil Direktur Eksekutif Forum Sekretaris Provinsi Seluruh Indonesia (Forsesdasi) dan Ketua Umum Forum Protokol Seluruh Indonesia (Forum Protokol Indonesia). Selain itu, ia pernah menjadi Ketua Harian Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN-IKAPTK), dan saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum Purna Praja Angkatan 03 (Pujangga) sejak tahun 2012.

Fatoni juga dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Pendidikan Maarif (LP Maarif) Penguris Besar Nahdatul Ulama (PB NU) periode 2022-2027. Selain itu, Fatoni tercatat sebagai Pendiri Pondok Pesantren Tahfizd dan Lembaga Pendidikan Al-Hikmah Istiqomah Way Kanan, Lampung. (***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *