Potensinews.id — Upaya pencarian intensif selama tiga hari terhadap dua warga yang tenggelam di aliran Sungai Way Umpu, Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Sabtu (28/03/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengonfirmasi bahwa kedua korban ditemukan di lokasi berbeda, namun masih berada dalam satu aliran sungai di kawasan Tanjung Dalom.
Ia menjelaskan, operasi pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan koordinasi yang intensif antarunsur yang terlibat. Hasilnya, kedua korban berhasil ditemukan dalam waktu yang berdekatan.
“Korban pertama atas nama Septa Hermawan ditemukan pada pukul 10.40 WIB dalam kondisi mengapung, sekitar 6,8 kilometer dari lokasi kejadian awal,” ujar Sufrianto.
Selang sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 10.50 WIB, tim kembali menemukan korban kedua atas nama Perijulianto. Jasad korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi penemuan korban pertama.
“Alhamdulillah, kedua korban sudah ditemukan. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga,” tambahnya.
Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur yang terlibat, di antaranya TRC BPBD Way Kanan, Basarnas Lampung, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” pungkas Sufrianto.













