Potensinews.id – Panitia Qurban Masjid Al Iman Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, mulai mematangkan persiapan teknis pelaksanaan ibadah qurban tahun 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan melalui rapat lanjutan yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026) di lingkungan masjid setempat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga anggota panitia. Agenda utama pembahasan mencakup teknis penyembelihan, skema distribusi daging, serta evaluasi terhadap progres pengumpulan dana dan hewan qurban dari para jamaah.
Ketua Panitia Qurban Masjid Al Iman, Dr. Sudrajat, S.E., M.Acc., Akt., menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat krusial untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sepenuhnya sesuai dengan syariat Islam.
“Koordinasi intensif terus kami lakukan agar pelaksanaan qurban tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Fokus kami meliputi pengelolaan hewan yang baik, proses penyembelihan yang higienis, hingga pendistribusian yang tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak,” ungkap Dr. Sudrajat.
Sebagai akademisi sekaligus praktisi keuangan, Dr. Sudrajat juga menekankan pentingnya aspek transparansi dan profesionalitas dalam manajemen kepanitiaan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan para pequrban adalah amanah besar yang harus dijaga melalui pelayanan optimal serta pelaporan yang akuntabel.
Selain aspek teknis di hari pelaksanaan, panitia turut merumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Hal ini mencakup masifnya sosialisasi serta penyediaan sistem pendaftaran yang lebih mudah bagi calon pequrban di wilayah Gedong Meneng dan sekitarnya.
Melalui persiapan yang lebih awal dan terukur, Masjid Al Iman berharap pelaksanaan Iduladha mendatang tidak hanya menjadi momen ibadah secara personal, tetapi juga mampu memberikan dampak manfaat sosial yang luas. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian antarwarga di lingkungan Rajabasa.












