Berita

Ketua Sikambara Junaedi Sayangkan Bentrok Suporter di Pahoman: Sepak Bola Itu Persatuan

×

Ketua Sikambara Junaedi Sayangkan Bentrok Suporter di Pahoman: Sepak Bola Itu Persatuan

Sebarkan artikel ini
Ketua Sikambara Junaedi Sayangkan Bentrok Suporter di Pahoman: Sepak Bola Itu Persatuan
Ketua Sikambara Junaedi Prihatin Bentrok Suporter Persija-Persib di Pahoman

Potensinews.id – Insiden keributan antarkelompok suporter usai laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung di kawasan Pahoman, Minggu, 10 Mei 2026 malam, menimbulkan keprihatinan.

Ketua Sikambara Lampung, Junaedi, menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai telah mencederai semangat sportivitas olahraga.

Junaedi yang juga dikenal sebagai Ketua Pajero Indonesia serta CEO RM Minang Indah Grup mengimbau seluruh elemen suporter untuk menahan diri. Ia menekankan pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di atas fanatisme klub.

“Sepak bola itu hiburan dan alat pemersatu, bukan ajang permusuhan. Sangat disayangkan keributan ini terjadi. Siapa pun klub yang didukung, mari tetap jaga Kamtibmas demi kemajuan sepak bola kita, khususnya di Lampung,” tegas Junaedi, Senin, 11 Mei 2026.

Baca Juga:  Terhitung dari Januari 2024 Gaji Honorer Kemenag Kota Belum Keluar, Ini Kata Kasubbag

Menurutnya, rivalitas selama 90 menit pertandingan adalah hal lumrah. Namun, persaingan tersebut tidak boleh berlanjut menjadi aksi anarkis yang merugikan warga sekitar dan menciptakan suasana mencekam di ruang publik.

Berdasarkan informasi di lapangan, keributan pecah setelah acara nonton bareng di salah satu kafe di Jalan Way Rarem, Pahoman. Sekelompok massa diduga pendukung salah satu tim mendatangi lokasi berkumpulnya kelompok suporter lawan sesaat setelah laga usai.

Situasi sempat memanas hingga mengakibatkan seorang petugas keamanan kafe mengalami luka di kepala dan seorang juru parkir menderita luka memar. Beruntung, tindakan cepat personel TNI dan Polri berhasil meredam bentrokan agar tidak meluas lebih jauh.

Baca Juga:  Slamet Riadi Dapat Dukungan LVRI, Siap Sukseskan MUSDA PPM Lampung

Babinsa Pahoman, Pelda Hermanto, bersama aparat kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 18.25 WIB untuk membubarkan massa dan menenangkan warga yang sempat panik.

Atas kesigapan tersebut, Junaedi turut memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri. Ia berharap insiden ini menjadi evaluasi bagi koordinator suporter agar lebih dewasa dalam mengarahkan anggotanya.

“Kita ingin Lampung dikenal sebagai daerah yang ramah dan dewasa dalam berolahraga. Jangan sampai fanatisme buta merusak citra daerah dan sepak bola itu sendiri,” pungkasnya.