Potensinews.id – Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, viral di media sosial dan memicu beragam komentar warganet.
Video yang diunggah melalui akun Instagram @infolampungss dengan sumber dari akun TikTok @mamas_drink15 menampilkan bangunan koperasi dengan latar perbukitan. Tampilan tersebut menimbulkan persepsi seolah-olah gedung berada di lokasi terpencil.
Menanggapi hal itu, Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf Ranoviandy Chairul, menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bangunan koperasi berada di tengah permukiman warga Pekon Sidokaton.
“Lokasi KDKMP tersebut berada di tengah pemukiman warga Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus,” kata Ranoviandy dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih bukan merupakan keputusan sepihak kepala pekon maupun pengurus koperasi. Pembangunan telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) dan seluruh prosesnya dilengkapi berita acara sebagai dasar legalitas.
Menurutnya, lokasi tersebut dipilih berdasarkan kesepakatan masyarakat dengan memanfaatkan aset pekon agar dapat mendukung aktivitas ekonomi warga.
Ranoviandy juga menilai video yang beredar hanya menampilkan sudut pengambilan gambar tertentu sehingga memunculkan persepsi yang berbeda dari kondisi sebenarnya.
“Video yang beredar sengaja dibingkai (framing) dari sudut pandang yang ekstrem oleh pembuat konten guna mencari jumlah tayangan (views) dan keterikatan (engagement) yang tinggi di media sosial, tanpa memikirkan dampak opini publik terhadap program pembangunan di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih saat ini telah rampung 100 persen dan siap dioperasikan sesuai peruntukannya.
Sementara itu, Kepala Pekon Sidokaton, Indrio Basuki, turut memberikan klarifikasi atas video yang beredar. Ia menegaskan narasi yang menyebut koperasi berada di bawah Gunung Tanggamus tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Kami mau mengklarifikasi bahwa video yang beredar di TikTok yang menyebut pembangunan Kopdes Merah Putih berada di bawah Gunung Tanggamus itu tidak benar. Pembangunan koperasi berada di tengah permukiman masyarakat Pekon Sidokaton,” ujar Indrio.
Ia mengatakan penentuan lokasi pembangunan telah melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat, Badan Himpun Pemekonan (BHP), kepala dusun, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
“Kami sudah bermusyawarah di setiap dusun bersama masyarakat sebelum pembangunan dilaksanakan,” katanya.
Keterangan serupa disampaikan warga Sidokaton, Supardi, yang mengaku ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan gedung sejak awal.
Menurutnya, bangunan koperasi berdiri di tengah kampung, berdekatan dengan lapangan dan rumah-rumah warga.
“Kalau tidak percaya, rumah-rumah di dekat Gedung Merah Putih ini jaraknya hanya sekitar 10 meter saja. Di sebelahnya memang ada kebun yang digunakan untuk menanam tanaman sayuran,” ujarnya.
Supardi juga menegaskan dirinya ikut membangun gedung tersebut dari tahap awal hingga selesai sehingga mengetahui secara pasti lokasi pembangunan.
“Saya ikut membangun gedung ini dari nol sampai selesai. Jadi saya tahu persis lokasinya memang berada di tengah desa, bukan di kawasan terpencil,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat Pekon Sidokaton serta memberikan manfaat bagi warga sekitar.












