Potensinews.id – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mematangkan kesiapan sumber daya manusia sejak usia dini.
Langkah ini diperkuat melalui pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan dari delapan wilayah yang dipusatkan di Gedung PSHT Kecamatan Baradatu, Rabu,13 Mei 2026.
Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menegaskan bahwa peran Bunda PAUD di tingkat bawah adalah ujung tombak keberhasilan program prioritas nasional, terutama implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Program ini mewajibkan anak-anak menempuh minimal satu tahun pendidikan pra-SD.
“PAUD adalah pondasi awal untuk mencetak generasi cerdas, sehat, dan berkarakter. Bunda PAUD punya posisi strategis sebagai penggerak di tengah masyarakat, memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan dasar,” ujar Ayu Asalasiyah dalam arahannya.
Ayu menekankan bahwa peran ini tidak boleh sekadar simbolis. Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga kampung harus aktif mengampanyekan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, pencegahan stunting, hingga penguatan sekolah ramah anak.
Sebagai langkah konkret penguatan tata kelola, Pemkab Way Kanan mendorong pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di tiap wilayah. Wadah ini nantinya berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pengawasan program pendidikan yang terintegrasi lintas sektor.
Tak hanya itu, Ayu juga mengajak jajarannya melek teknologi dengan memanfaatkan akun PIJAR Bunda PAUD. Platform digital ini diproyeksikan menjadi pusat jejaring informasi untuk berbagi praktik baik dan inovasi pendidikan di Way Kanan.
“Kita ingin memastikan setiap anak di Way Kanan mendapatkan hak pendidikan yang layak. Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, kita siapkan bekal menuju Generasi Emas Indonesia,” tutupnya.












