Potensinews.id — Perjuangan para atlet panjat tebing Kabupaten Way Kanan dalam ajang Youth & Kids Climbing Competition se-Provinsi Lampung membuahkan hasil membanggakan. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana latihan, atlet-atlet muda Bumi Ramik Ragom mampu bersaing dan meraih podium juara di tingkat provinsi.
Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Way Kanan, Aris Indra, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih para atlet muda binaannya.
“Alhamdulillah, dua atlet muda Way Kanan berhasil naik podium. Bilal Nur Wibowo meraih Juara 1 dan Rasya Alrafif Putra Noor meraih Juara 3 pada kategori Boulder Putra U-9. Ini menjadi prestasi luar biasa karena di tengah keterbatasan sarana, atlet-atlet muda Way Kanan tetap mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Aris Indra.
Sebelumnya, pada hari ketiga kompetisi yang berlangsung Sabtu (16/5/2026), FPTI Way Kanan juga berhasil meloloskan sejumlah atlet ke babak final. Salah satunya Kiona Dilyan Ghassani yang turun di kategori Boulder Putri U-9 dan berhasil menempati peringkat keenam se-Provinsi Lampung.
Selain itu, atlet Farhan Soiul Hulum turut tampil maksimal di kategori Speed WR Putra U-19 dan menunjukkan semangat juang tinggi selama pertandingan berlangsung.
Ketua KONI Way Kanan, Indra Septa Purnama, S.H., memberikan apresiasi atas capaian yang diraih FPTI Way Kanan. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa pembinaan atlet usia dini tetap berjalan baik meskipun dengan keterbatasan fasilitas.
“Kami dari KONI Way Kanan sangat mengapresiasi perjuangan para atlet dan pengurus cabor panjat tebing. Di tengah keterbatasan saat ini, mereka tetap menunjukkan eksistensi dan konsisten melakukan pembinaan atlet usia dini,” kata Indra.
Ia menegaskan, KONI Way Kanan berkomitmen memberikan dukungan moril maupun materil bagi cabang olahraga yang serius melakukan pembinaan berkelanjutan.
“KONI akan terus memberikan support agar atlet-atlet Way Kanan dapat berkembang dan nantinya mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, sarana dan prasarana olahraga juga akan menjadi bahan evaluasi untuk ditingkatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Aris Indra menyebut kejuaraan yang digelar FPTI Provinsi Lampung tersebut menjadi ajang penting dalam menjaring bibit atlet potensial Way Kanan. Terlebih, cabang olahraga panjat tebing merupakan salah satu cabor prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Namun demikian, pihaknya berharap adanya dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan terkait fasilitas latihan yang memadai guna menunjang peningkatan prestasi atlet.
“Kami sangat berharap dukungan sarana dan prasarana dari Pemkab Way Kanan. Fasilitas latihan yang memadai sangat dibutuhkan demi perkembangan kemampuan atlet ke depan,” pungkas Aris.
FPTI Way Kanan juga mengingatkan para atlet yang masih menjalani pertandingan agar tetap menjaga fokus, mental, dan kondisi fisik demi memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Way Kanan di ajang olahraga tingkat provinsi.












