Potensinews.id — Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Provinsi Lampung didorong untuk memperluas jaringan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota. Langkah tersebut dinilai penting guna memperkuat peran perempuan dalam kegiatan sosial sekaligus membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.
Ketua Perwanti Pusat, Helga Abraham, menegaskan bahwa Perwanti tidak hanya menjadi wadah perkumpulan perempuan Tionghoa Indonesia, tetapi juga ruang untuk berkarya, berbagi, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Perwanti itu adalah Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia, di mana kita adalah wadah perkumpulan bagi wanita-wanita untuk terus berkarya, bisa berbagi, dan juga menjadi manfaat bagi masyarakat, keluarga, dan bangsa kita,” ujar Helga.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan kepengurusan daerah melalui koordinasi bersama pengurus provinsi agar tata kelola organisasi berjalan efektif. Selain itu, Perwanti diharapkan mampu mendorong penguatan kemandirian usaha masyarakat, kegiatan sosial, hingga pelestarian seni dan budaya.
Sementara itu, Ketua Perwanti Provinsi Lampung, Lis Linggarningsih, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengoordinasikan pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, perluasan struktur organisasi menjadi langkah strategis agar berbagai program Perwanti dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan dampak nyata.
“Kalau di kota-kota di Lampung mau dibentuk Perwanti, bisa langsung ke Ibu Lis atau sekretaris di Provinsi Lampung,” katanya.
Ke depan, Perwanti Lampung diharapkan mampu menghadirkan program-program kreatif dan berdampak, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya daerah.
Di sisi lain, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung, Christian Chandra, turut menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Perwanti.
Ia berharap Perwanti dapat bersinergi dengan PSMTI dalam menjalankan berbagai program sosial dan penguatan komunitas di Lampung.












