Potensinews.id – Tim Gabungan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus dan Polsek Semaka meringkus seorang pria berinisial WH (37) atas dugaan tindak pidana pemerasan.
Terduga pelaku bersama komplotannya disinyalir kerap mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis badik demi mendapatkan sejumlah uang.
Dari penangkapan di Pekon Srikuncoro, Kecamatan Semaka ini, petugas menyita satu unit mobil Toyota Kijang Innova hitam bernomor polisi BE 1252 VR. Selain kendaraan, polisi juga menemukan satu set kunci T beserta dua mata kunci yang diduga kuat berkaitan dengan tindak kejahatan lain.
Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., mengungkapkan perkara ini terungkap setelah korban seorang perempuan berinisial M (58) mendatangi mapolsek setempat untuk meminta perlindungan. Korban mengaku resah karena rumahnya didatangi lima pria asing yang melakukan intimidasi.
“Personel gabungan langsung bergerak ke kediaman korban setelah menerima laporan. Di lokasi, petugas mendapati dua pria, yakni WH dan rekannya berinisial S. Saat hendak ditangkap, S berhasil meloloskan diri, sedangkan WH langsung diamankan,” kata AKP Khairul Yasin Ariga mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat, 3 Juli 2026.
Proses penangkapan WH sempat diwarnai aksi mencurigakan. Pria tersebut meminta izin ke kamar mandi lalu diam-diam membuang sebuah bungkus rokok melalui ventilasi.
Petugas yang sigap langsung memeriksa bungkusan tersebut dan menemukan rakitan kunci T. WH bahkan sempat mencoba melarikan diri dari kawalan petugas sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan kembali.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, komplotan ini diketahui sudah berulang kali mendatangi rumah korban untuk meminta uang secara paksa. Dalam melancarkan aksinya, mereka tidak segan-segan menggunakan kekerasan fisik demi menakut-nakuti korban.
Saat ini, WH beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Tanggamus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga tengah melakukan pengembangan guna memburu empat pelaku lain yang kabur, serta mendalami keterlibatan sindikat ini dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.












