Way Kanan

KOPI HILIR BANGKIT, Dinas Perindag Way Kanan Perkuat Kolaborasi Pengembangan Industri Kopi

×

KOPI HILIR BANGKIT, Dinas Perindag Way Kanan Perkuat Kolaborasi Pengembangan Industri Kopi

Sebarkan artikel ini
KOPI HILIR BANGKIT, Dinas Perindag Way Kanan Perkuat Kolaborasi Pengembangan Industri Kopi
Kegiatan Taking Ownership dilaksanakan dengan melibatkan mentor, yaitu Asisten Administrasi Umum Setdakab Way Kanan, Drs. Rinaldi, M.M., serta berbagai stakeholder terkait. | Ist

Potensinews.id — Dalam rangka pelaksanaan Taking Ownership Proyek Perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Way Kanan, Riva Adi Candra, S.Sos., M.H., terus memperkuat kolaborasi dan membangun komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi inovasi “KOPI HILIR BANGKIT”.

Inovasi KOPI HILIR BANGKIT merupakan akronim dari Kolaborasi Optimalisasi Potensi Industri Kopi melalui Hilirisasi dan Tata Kelola Sentra IKM Kopi Kecamatan Banjit Berbasis Kinerja dan Terintegrasi.

Inovasi tersebut diarahkan untuk mendorong penguatan ekosistem industri kopi, mulai dari petani, pengepul, pelaku IKM, hingga pemasaran produk olahan kopi, sehingga mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing komoditas kopi Way Kanan.

Kegiatan Taking Ownership dilaksanakan dengan melibatkan mentor, yaitu Asisten Administrasi Umum Setdakab Way Kanan, Drs. Rinaldi, M.M., serta berbagai stakeholder terkait.

Hadir dan terlibat dalam proses membangun komitmen tersebut antara lain Kepala BPS Kabupaten Way Kanan, Erika, Bappeda, BPKAD, BKPSDM, Dinas Perkebunan, Dinas Koperasi dan UMKM, Bagian Organisasi, Bagian Hukum Setdakab Way Kanan, KCP Bank Lampung Baradatu, pelaku usaha IKM kopi, petani kopi, pengepul kopi, serta tim kerja internal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga:  Bersinergi dengan Dinas Perkebunan, PLN NP UP Bandar Lampung Dukung Sekolah Kopi Lampung Barat

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing stakeholder memberikan dukungan, masukan, dan komitmen sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Kolaborasi lintas perangkat daerah dan unsur pentahelix tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan inovasi KOPI HILIR BANGKIT tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi dapat diimplementasikan secara terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindag Way Kanan, Riva Adi Candra, menyampaikan bahwa keberhasilan proyek perubahan tidak dapat dilakukan secara individual. Dibutuhkan ownership, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder agar setiap tahapan inovasi dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“KOPI HILIR BANGKIT bukan hanya proyek perubahan Dinas Perindag, tetapi merupakan gerakan kolaboratif. Kita ingin membangun ekosistem industri kopi yang terintegrasi, mulai dari hulu sampai hilir, sehingga kopi Way Kanan memiliki nilai tambah, daya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Bustami Zainudin Dilantik sebagai Wasekjen DPP PERPUKADESI

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai stakeholder akan memperkuat pelaksanaan inovasi, baik dalam aspek penyediaan data dan informasi, perencanaan dan penganggaran, penguatan kelembagaan, pengembangan SDM, aspek regulasi, pembiayaan, maupun pengembangan usaha dan pemasaran produk IKM kopi.

Sementara itu, mentor proyek perubahan, Drs. Rinaldi, M.M., memberikan dukungan terhadap langkah kolaboratif yang dilakukan dalam rangka membangun ownership stakeholder.

Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci agar proyek perubahan dapat memberikan dampak yang lebih luas serta mampu menjadi bagian dari penguatan pembangunan ekonomi daerah.

Komitmen juga dibangun bersama tim kerja internal Dinas Perindag yang terdiri dari Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, pejabat fungsional, dan staf.

Seluruh unsur internal tersebut diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama untuk menjalankan peran masing-masing dalam mendukung implementasi KOPI HILIR BANGKIT.

Baca Juga:  Bupati Saleh Asnawi Minta Program Kopi Tak Hanya Dibahas di Ruang Rapat

Melalui Taking Ownership ini, telah terbangun kesepahaman dan komitmen bersama antara internal Dinas Perindag dengan para stakeholder untuk menjalankan peran sesuai fungsi masing-masing, memperkuat koordinasi dan komunikasi, serta mendukung pencapaian target proyek perubahan.

Ke depan, KOPI HILIR BANGKIT diharapkan mampu menjadi model pengembangan Sentra IKM Kopi Kecamatan Banjit yang berbasis kinerja, terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut juga diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi dan peningkatan nilai tambah komoditas unggulan Kabupaten Way Kanan.

“Bersama kita bangun ekosistem kopi Way Kanan dari hulu hingga hilir. Dari potensi menjadi nilai tambah, dari kolaborasi menjadi keberhasilan: KOPI HILIR BANGKIT.”