Potensinews.id – Aerostreet, produsen jenama parfum, kemeja pria dan alas kaki pria wanita berbasis pabrikan di Klaten, Jawa Tengah, sukses mengekspresikan beda gaya kiprahnya turut ambil bagian bersorak-sorak bergembira sejenak merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, pada peringatan tahun ini, Senin, 17 Agustus 2026 lewat.
Jenama ini menggelar taja komersial humaniter bermisi mulia berupa penjualan terbatas edisi khusus sebanyak 1.945 pasang sepatu dengan delapan ukuran pilihan 37-44, bertajuk Toleranshoes: One Step Of Peace, seperti disimak live di jejaring lokapasar Shopee hari itu pukul 12.00 WIB.
Dan dalam situasi serba penuh ketidakpastian global yang oleh generasi Alpha menyebutnya “in this economy” saat ini. Luar biasanya, sedikitnya 21 ribu orang publik maya dan penggila sepatu sporty yang sadar misi bahwa seluruh hasil penjualan produk berbanderol Rp81.900 per pasang akan (dan telah) langsung disumbangkan kepada Abah Anang, seorang veteran pejuang kemerdekaan pun di luar dugaan ludes terjual alias sold out hanya dalam tempo 35 detik!
Kok, mirip bunyi kutipan paragraf akhir teks proklamasi yang khidmat dibacakan di depan rumah Jl Pegangsaan Timur 56 Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at Legi 17 Agustus 1945 pukul 10 pagi bertepatan 9 Ramadan 1364 Hijriyah oleh pemilik rumah sekaligus Sang Proklamator Bung Karno: “dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” ya. Begitulah faktanya.
Dari beragam cara, pihak Aerostreet mendahuluinya cukup inspiratif. Entitas milik Rico (37), bekas teknisi dinamo yang kegigihannya from zero to hero dijawab Tuhan dengan kesuksesan dia, di-back up 3.500 karyawan menjadikan produknya local pride ini, melibatkan enam tokoh muda lintas agama yang turut menjadi “juru promosi” kemuliaan misi taja.
Salah satunya via unggahan keenamnya bertabur senyum berpose bersama bersepatu jenama: seraya mengenakan busana keagamaan masing-masing di Instagram Aerostreet berpengikut 2,3 juta followers itu, tepat 11 Agustus lalu.
Serta, video gaul ajakan impresif. “Jadi gini, kalian sadar nggak, kemerdekaan negara ini, termasuk kebebasan kita beragama hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan yang kini menjadi veteran. Termasuk, Abah Anang. Usianya sudah lebih dari 100 tahun. Dulu beliau berjuang untuk negara. Sekarang kami ingin meringankan beban beliau,” tutur dia muda Habib Husein Al Hadar, sang juru bicara.
“Giliran kita melanjutkan perjuangannya. Untuk Abah Anang, untuk para veteran, untuk Indonesia,” tutur dia, didampingi tokoh muda Katolik Pastur Diantara (Romo Aan), tokoh muda Protestan Pendeta Adon Syukmana, tokoh muda Hindu Bli Yan Mitha Djaksmana, tokoh muda Budhha Bhante Dhirrapunno, dan tokoh muda Konghuchu JS Kristan.
Disertai “beda server ibadah, satu server untuk melangkah”, bunyi kalimat pembuka permintaan “MinStreet” julukan sang admin akun, memantik sedikitnya 4.670 komentar warganet pengguna seputar “apa makna toleransi versi mereka”, di kolom komentar unggahan yang disukai oleh 325 ribuan pemilik akun itu.
Lantas saat hari H eksekusi, pihaknya memilih demonstratif. Seperti terpantau, dua host penjualan sendiri tampak tak dapat menyembunyikan raut keterkejutannya. Keberisikan mereka cuma bertahan 35,20 detik saja, dari saat mereka kompak hitung mundur live war ini.
“Huaaaaa, terima kasih buat antusiasnya, warga! MinStreet gak nyangka bakal secepet ini abisnya. Maaf ya bagi yang belum beruntung. 1.945 pasang Toleranshoes sold out dalam 35 detik. Terima kasih buat semua yang udah ikut antusias buat war Toleranshoes kali ini. Maafin kendala teknis dari tim kami yang agak sedikit asam lambung yah,” tulis sang admin tak tahan nimbrung di kolom komentar.
Kegirangan beroleh kebahagiaan di hari bahagia bukan saja memendar dari komentar warganet suksesor war termasuk pesohor Chua bassist Kotak salah satunya, yang adu cepat bela beli produk dalam negeri sekaligus berdonasi. Tetapi juga turut menjadi kado istimewa HUT kemerdekaan bagi Abah Anang, veteran kurus tinggi ini untuk barang sejenak berselimut haru pesan solidaritas kemanusiaan. Donasi terhimpun senilai Rp157.545.000 itu telah diterimanya.
Di hari perayaan 81 tahun kemerdekaan Indonesia ini, ditengah suasana kebatinan sebagian rakyatnya yang melirihkan kata ikhlas harus berdamai dengan keadaan, untukmu wahai Abah Anang sang pejuang, bagian dari total 241.303 veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) yang masih hidup di seluruh Tanah Air per data Kementerian Pertahanan 2025/2026, terimalah pekik penyemangat para penerusmu. Merdeka!












