Berita

Pimpinan Rumah Ngaji BCL Lampung Silaturahmi ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo

×

Pimpinan Rumah Ngaji BCL Lampung Silaturahmi ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Dari Lampung ke Bumi Shalawat, BCL Pererat Ukhuwah dan Sinergi Pesantren
Pimpinan Rumah Ngaji Bina Cendekia Luhur (BCL) Lampung Dr. H. Abdurochman, M.Ed., bersama keluarga besar Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat dalam suasana silaturahmi dan penuh keakraban di Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Pimpinan Rumah Ngaji Bina Cendekia Luhur (BCL) Lampung, Dr. H. Abdurochman, M.Ed., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Kunjungan tersebut disambut hangat Pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, KH Agus Ali Masyhuri atau Gus Ali. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Silaturahmi menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membangun komunikasi antarkeluarga pesantren. Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga bertukar pandangan mengenai perkembangan dan pengembangan pendidikan pesantren di tengah perubahan zaman.

Bagi Rumah Ngaji BCL Lampung, kunjungan ke sejumlah pesantren merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan, menambah pengalaman, sekaligus membangun jejaring dalam bidang pendidikan dan pembinaan mahasantri.

Baca Juga:  Temu Kangen FH 89 Unila, Alumni Pererat Silaturahmi dalam Halal Bihalal Penuh Keakraban

Setiap pertemuan dengan keluarga pesantren di berbagai daerah menjadi ruang untuk saling berbagi gagasan dan mengambil inspirasi dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada ilmu, akhlak, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Silaturahmi dengan keluarga besar Bumi Shalawat juga diharapkan dapat membuka ruang sinergi dan kolaborasi antarpesantren. Semangat ukhuwah Islamiyah menjadi landasan untuk saling menguatkan dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi umat.

Pertemuan tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban. Silaturahmi dari Assahil menuju Bumi Shalawat itu menjadi pengingat bahwa kekuatan pesantren tidak hanya dibangun melalui pendidikan, tetapi juga melalui ukhuwah, berbagi gagasan, dan kolaborasi dalam kebaikan.