Potensinews.id – Institut Agama Islam (IAI) Al Hikmah Lampung menggelar Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengukuhkan sebanyak 340 mahasiswa sebagai lulusan baru. Kegiatan berlangsung khidmat di Kampus IAI Al Hikmah Lampung, Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Kamis, 9 Juli 2026, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi kampus.
Yudisium tersebut menjadi penanda resmi bahwa para mahasiswa telah menyelesaikan seluruh beban studi akademik dan berhak menyandang gelar sarjana.
Sebanyak 340 lulusan berasal dari tiga program studi, yakni Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Kegiatan mengusung tema “Membangun Pendidikan Berdampak Melahirkan Lulusan Bermanfaat.”
Acara diawali dengan prosesi akademik yang dihadiri jajaran dekanat, ketua program studi, dosen, serta seluruh peserta yudisium. Agenda utama meliputi pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan yang menetapkan para mahasiswa sebagai lulusan pada periode Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati ke-3 Kabupaten Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., turut memberikan orasi kepada para lulusan. Ia mendorong para sarjana baru agar terus mengembangkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun masyarakat.
Salah satu rangkaian yang mendapat perhatian peserta adalah pengumuman serta penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat fakultas dan masing-masing program studi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan dedikasi yang ditunjukkan selama menempuh pendidikan.
Dalam sambutannya, Rektor IAI Al Hikmah Lampung, Dr. Ali Murtadho, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ia berpesan agar para lulusan tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih, melainkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga nama baik almamater, serta mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Teruslah mengembangkan diri, jaga nama baik almamater, dan aplikasikan ilmu yang telah diperoleh agar mampu memberikan dampak positif, baik di dunia kerja maupun pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” pesan Ali Murtadho.
Kegiatan yudisium ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran acara, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan institut, dosen, serta seluruh peserta yudisium sebagai penanda berakhirnya rangkaian prosesi akademik tersebut.












