Way Kanan

Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Bumi di Way Tuba, 30 Pelaku UMKM Transmigrasi Ciptakan 8 Produk Olahan Baru

×

Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Bumi di Way Tuba, 30 Pelaku UMKM Transmigrasi Ciptakan 8 Produk Olahan Baru

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Bumi di Way Tuba, 30 Pelaku UMKM Transmigrasi Ciptakan 8 Produk Olahan Baru
Kemen Transmigrasi Latih Hilirisasi UMKM di Way Tuba Way Kanan

Potensinews.id – Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Pekanbaru di bawah naungan Kementerian Transmigrasi resmi menutup rangkaian Pelatihan Hilirisasi Produk UMKM di Kawasan Transmigrasi Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Pelatihan intensif yang dipusatkan di Kampung Ramsai sejak 21 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terbagi ke dalam tiga kelompok usaha perwakilan dari Kampung Ramsai, Suma Mukti, dan Bandar Sari.

Melalui pembekalan teknis dan fasilitasi sarana alat produksi langsung, para peserta berhasil melahirkan delapan varian produk olahan pangan baru dari komoditas lokal, salah satunya diversifikasi hasil budidaya ikan lele bernilai jual tinggi.

Kepala Kampung Ramsai, Hendrik Purnama, menyampaikan apresiasi mendalam atas intervensi program pemberdayaan pemerintah pusat yang memberi dampak riil bagi penguatan kapasitas warga kawasan perdesaan.

Baca Juga:  Kejari Waykanan Kembalikan Barang Bukti Pencurian di Kasui

“Kami mengucap ribuan terima kasih kepada kementerian dan balai pelatihan yang telah menggiatkan kembali kampung transmigrasi melalui sentuhan program yang membuat masyarakat merasa bangga dan mandiri,” ujar Hendrik.

Selain pengolahan bahan pangan, penyelenggara turut mendampingi perizinan legalitas usaha kelompok binaan, mencakup penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga sertifikasi kelayakan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Penguatan hilirisasi pangan di tingkat desa diselaraskan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkokoh ekonomi kerakyatan, khususnya membuka rantai pasok ke Koperasi Merah Putih serta menyokong program pemenuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hendrik berharap para penerima manfaat terus menjaga konsistensi produksi dan mendorong kementerian melanjutkan pendampingan pada aspek strategi pemasaran modern agar produk olahan transmigran Way Kanan mampu menembus pasar nasional.