Potensinews.id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMPN 19 Palembang Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai dan dapat diakses secara daring melalui laman https://spmb.palembang.go.id. Pelaksanaan ini menjadi bagian dari komitmen dunia pendidikan dalam menghadirkan sistem penerimaan peserta didik yang lebih transparan, adil, dan mudah dijangkau masyarakat, Kamis, 14 Mei 2026.
Kepala Sekolah SMPN 19 Palembang, Hj. Devi Emilya S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa tahapan pendaftaran dibagi dalam dua periode, yakni jalur afirmasi pada 18–22 Mei 2026 serta jalur domisili, mutasi, dan prestasi yang berlangsung pada 8–13 Juni 2026. Seluruh proses penerimaan dilakukan tanpa pungutan biaya sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan.
Calon peserta didik diwajibkan memenuhi persyaratan umum, di antaranya berusia maksimal 15 tahun per 1 Juli 2026 dan telah menamatkan pendidikan dasar. Dokumen administrasi seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, serta berkas pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam proses verifikasi.
Jalur afirmasi memberikan prioritas kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam DTSEN dengan desil 1–5, serta peserta didik penyandang disabilitas. Sementara itu, jalur domisili mengacu pada wilayah tempat tinggal tertentu dengan ketentuan masa kepemilikan Kartu Keluarga minimal satu tahun.
Selain itu, jalur prestasi dibuka bagi siswa yang memiliki capaian akademik yang diambil dari nilai TKA maupun non-akademik yang telah tervalidasi, termasuk jalur kepemimpinan. Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua, termasuk anak kandung guru dan tenaga pendidik yang bertugas di SMP Negeri 19 Palembang.
Dalam keterangan resminya, pihak sekolah menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB dirancang untuk menjamin proses seleksi yang objektif dan berintegritas.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan secara terbuka dan akuntabel, sehingga setiap peserta didik memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” jelas Devi.
Pihak sekolah juga menekankan pentingnya penguatan karakter dan pengembangan potensi siswa sebagai bagian dari arah kebijakan pendidikan ke depan.
Dengan dukungan sistem digital yang semakin optimal, pelaksanaan SPMB tahun ini diharapkan mampu menjaring generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kesiapan menghadapi dinamika masa depan.












